Daftar di Golkar, Demokrat dan Nasdem, Basiran Siap Tarung di Pemilukada Buton
Bagikan

KENDARI - Pj Bupati Buton periode 2022-2023, Drs Basiran MSi, nyatakan diri siap maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) kabupaten Buton periode 2024-2029 yang bakal dihelat 27 November mendatang. Salah satu bentuk kesiapannya pria yang pernah jadi Kepala BPKAD Prov Sultra ini, yakni dengan mendaftar jadi calon bupati ditiga partai yakni Golkar Buton, Demokrat dan Nasdem.
"Saya sudah mendaftar dan diundang oleh Partai Golkar diberi pengarahan terkait tahapan yang akan dilalui jika lewat Partai Golkar. Dan saat ini Partai Golkar telah menugaskan Lembaga Survei Nasional ke Daerah seluruh Indonesia untuk Bakal Calon yang diusung oleh Partai Golkar," kata Basiran pada media ini, kemarin.
Menurutnya informasi yang didapatkan ada tiga nama yang mendaftar di Golkar yang saat ini sementara di Survei. Pertama La Bakry, Kedua Basiran dan terakhir H Hamim.
Selanjutnya Basiran juga telah mendaftar dan mengembalikan formulir di Partai Demokrat. Berdasarkan data dan informasi yang didapatkan dari Pengurus DPD Partai Demokrat Kab Buton, yang telah dikirim ke DPD Partai Demokrat Provinsi Sultra ada 4 Calon yaitu Bere Ali, Basiran, La Bakry, dan Aris Marwan. Sesuai informasi dari Partai Calon Bupati yang terpilih berdasarkan hasil Survei yang telah ditentukan lembaga Surveinya.
"Ketiga saya mendaftar dan telah mengembalikan Formukir di Partai Nasdem Buton, dan berdasarkan informasi dari Partai Nasdem saat ini semenatara proses pendaftaran dan nantinya semua calon yang mendaftar dan mengembalikan formulir pemdaftaran akan dikirim ke DPW dan DPP Partai Nasdem dan akan disurvei oleh Lembaga Survei yang ditentukan oleh DPP Partai Nasdem," ungkap Basiran.
"Oleh sebab itu dari tiga partai Golkar, Demokrat dan Nasdem tempat saya mendaftar belum ada Bakal Calon Bupati Buton yang direkomendasikan karena menunggu hasil Survei," tambahnya lagi.
Sementara itu ketika ditanya apakah sudah ada calon pasangan, pria yang pernah menjadi Camat di Siotapina itu mengatakan belum ada. Ini akan ada kalau sudah memiiki kejelasan tentang partai pengusung minimal lima kursi.
Karena dia secara pribadi siap maju di Pilkada Buton kalau ada partai pendukung. "Jika tidak ada Partai yang mendukung, saya tidak akan Maju lewat independen," pungkas Basiran.