BRI Mohon Maaf kepada Wartawan, Pastikan Nasabah Hanya Masukan Satu Agunan
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pihak BRI menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan atas ikejadian pada penenrimaan nasabah yang melakukan protes karena merasa BRI tidak mengembalikan semua BPKB sepeda motor agunannya.
Permohonan maaf itu disampaikan PGS Pimpinan Cabang BRI Baubau Didi pada pertemuan dengan Direktur Buton Pos Ramli Akhmad dan Murdin, Minggu (5/5/24) di kediaman Ramli Akhmd. "Saya mewakili pimpinan BRI menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Ramli, Murdin, Ketua PWI dan seluruh Wartawan," katanya.
Peristiwa itu terjadi, karena kesalahpahaman, pihaknya tidak tahu kalau Murdin adalah wartawan. Mereka kira teman atau keluarga Sirajuddin, nasabah yang melakukan protes itu. Bahkan setelah Pincab tau dia wartawan justru dipanggil masuk ruangan Pincab untuk diberikan keterangan.
Terkait nasabah yang protes, pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Baubau pastikan memberikan satu BPKB sesuai aturan sudah ditetapkan. Termasuk dalam hal nasabah yang mengajukan permohonan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), sudah dijalankan pihak BRI.
PGS Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Baubau Didi mengatakan, BRI memberikan tanggapan soal pemberitaan dugaan oknum pegawai BRI belum mengembalikan agunan atau jaminan salah seorang nasaba Sirajuddin Muhammad.
"Terkait dengan adanya pemberitaan tersebut dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut," ungkap Didi lewat pesan singkat , kemarin.
Pertama, BRI telah melakukan proses pemberian kredit, penerimaan agunan/jaminan dan pengembalian agunan/jaminan sesuai dengan ketentuan yg berlaku.
Kedua, BRI telah berkomunikasi dengan pihak nasabah dengan menunjukkan bukti dokumen penerimaan agunan/jaminan, dimana nasabah hanya menyerahkan 1 (satu) BPKB sebagai agunan/jaminan kepada BRI, bukan 2 (dua) BPKB seperti yang diakui oleh nasabah.
Ketiga, dalam menjalankan seluruh operasional bisnisnya, BRI menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dan senantiasa menerapkan prinsip prudential banking. (Redaksi)