Nasional

Mentan Andi Amran Ingatkan Jangan Ada Laporan Rekayasa ke Presiden

Oleh Ramli Akhmad · Kamis, 20 Juni 2024 05:08 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Mentan Andi Amran Ingatkan Jangan Ada Laporan Rekayasa ke Presiden
Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman (ist)

PUBLIKSATU, JATENG--(AAS) melakukan peninjauan lokasi yang akan dikunjungi Presiden Joko Widodo di Jateng, Rabu, 19 Juni 2024.

Tiba di Bandara Adi Sumarmo pukul 14.15 WIB Mentan Andi Amran langsung menuju ke lokasi di Kabupaten Karanganyar dan Klaten untuk mengecek persiapan Kunjungan Presiden Joko Widodo, Rabu (19/6/2024).

Di lokasi Mentan AAS menyampaikan arahan mengenai penempatan dan besaran pompa yang digunakan, penambahan combine halvester, kesiapan transplanter, traktor dan lainnya.

"Bagaimana ketersediaan pupuk. Apakah bertambah volumenya? tanya Mentan.

"Bertambah pak Menteri," kata seorang petani.

"Soal pupuk, katakan sesuai kenyataan. Kalau kurang sampaikan kalau ditanya Bapak Presiden. Jangan ada kesan rekayasa," kata Mentan AAS mengingatkan.

Menurut Mentan AAS, lokasi yang dikunjungi Presiden, bukan skala kabupaten atau desa, tapi menggambarkan pertanian secara nasional.

Setelah pengecekan lokasi kepada wartawan di desa Tumpukan Kecamatan Karangdowo kabupaten Klaten Mentan Amran Sulaiman

Kehadiran Menteri Pertanian tersebut didampingi Bupati Klaten Sri Mulyani.

Amran Sulaeman kepada wartawan mengatakan kedatangannya di Desa Tumpukan tersebut untuk melakukan pengecekan program pompanisasi terkait rencana kunjungan Presiden di Desa teersebut.

Pada kunjungan, Rabu, 19 Juni prosiden Joko Widodo juga akan melakukan pengecekan tambahan pupuk seratus persen.

“Kita melihat pompa yang sudah dipasang kemudian bapak presiden ingin mendengar langsung apakah tambahan pupuk seratus persen sudah tiba," katanya.

Menurut menteri, sekarang ini kondisi elnino dan juga ada kekeringan.

Elnino dan kekeringan sangat mengkhawatirkan terkait kondisi pertanian.

Bagikan