Berita Terkini
Kepton

22 Jamaah Haji Busel Tiba

Oleh Nusma Nagara Muli · Senin, 22 Juli 2024 03:23 WIB · 2 menit baca
Bagikan
22 Jamaah Haji Busel Tiba
22 Jamaah Haji Busel disambut Pemkab Busel. (Nusma)

PUBLIKSATU, BATAUGA--Sebanyak 22 jamaah haji asal Kabupaten Buton Selatan telah tiba di Buton Selatan, Kamis (18/7/2024) malam. Satu orang jemaah dinyatakan meninggal dunia setelah mengikuti seluruh rangkaian tahapan haji di Tanah Suci Makkah.

Mewakili Pj Bupati Buton Selatan, Asisten II Setda Busel Drs. Mz Amril Tamim, M.Si mengucapkan selamat datang kembali di tanah air bagi para tamu-tamu Allah dalam keadaan sehat walafiat.

Rasa haru dan bahagia yang tiada tara, itulah kalimat yang bisa dilukiskan kepada orang yang barusan kembali ke tanah air sepulang dari menunaikan ibadah haji.

"Hati para tamu-tamu Allah pasti merasakan kebahagiaan yang mendalam karena telah menyempurnakan keislamannya dengan menjalankan ibadah yang tidak mudah dijalankan oleh semua ummat islam," katanya.

Pemerintah daerah berharap semoga seluruh amal ibadah para jemaah haji selama di tanah suci dapat diterima oleh Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur.

Bahkan sepulangnya dari tanah suci Mekkah, jamaah haji diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada sang khalik.

"Selain itu jemaah haji yang kembali di tengah tengah masyarakat, juga dapat berperan menjadi tauladan masyarakat yang semakin baik guna bersama- sama membangun Kabupaten Buton Selatan yang kita cinta ini," ujarnya.

Amril Tamim menyebutkan, haji yang mabrur pada hakikatnya adalah haji yang dapat membuat pelakunya semakin peduli terhadap persoalan-persoalan sosial dan kemanusiaan.

Jamaah Haji tersebut atas nama H. Sahiudin Bin La Pasele yang dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 28 Juni 2024 pukul 01:30 waktu setempat, setelah sebelumnya sempat mendapatkan pertolongan medis di Rumah Sakit (RS) Al Nour Makkah.

Ditempat yang sama, Amril Tamim mengajak seluruh hadirin dan jamaah haji untuk bersama mengirimkan doa kepada jamaah haji yang wafat di tanah suci Mekkah.

Bedasarkan informasi yang dihimpun, jemaah haji tersebut berasal dari Desa Sandang Pangan, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, yang tergabung dalam kloter 31.

Terkait riwayat kesehatannya, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Buton Selatan, Drs. H. Mukhtar, S.Pd.I tidak dapat memberikan banyak informasi perihal tersebut.

Namun ia mengatakan, jemaah haji yang dinyatakan meninggal dunia itu sudah sah menyandang gelar haji sebab telah menyelesaikan seluruh rukun dan syarat wajib haji.

Bagikan