Menyambut HUT Kemerdekaan, Dishub Baubau Siapkan Tiga Skema Rekayasa Managemen Lalulintas

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau menyiapkan tiga skema rekayasa managemen lalulintas untuk menghadapi sejumlah kegiatan di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan.
Tiga skenario lalulintas nantinya akan memback up kegiatan momentum HUT RI Ke-79 mulai kegiatan pra perayaan kemerdekaan maupun kegiatan saat memperingati kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus mendatang.
Kepala Dishub Kota Baubau, Arlis mengatakan adapun tiga kegiata menyambut hut kemerdekaan yang bakal diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau pertama pelaksanaan upacara, kegiatan rama tama dan promosi daerah.
"Dalam rangka persiapan menyambut HUT RI ini Dinas Perhubungan harus benar-benar bisa memastikan bahwa kegiatan itu lancar, sukses sesuai dengan tugas fungsi dinas perhubungan," kata Arlis ditemui di kantornya, kamis 8/8.
Skenario lalulintas akan melibatkan instansi terkait seperti personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan personil Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Baubau, sedangkan dishub menurunkan 40 personil.
Diantaranya lomba gerak jalan indah (GJI) yang akan dilaksanakan dimulai pada tanggal 11 sampai 13 Agustus 2024 mendatang maka akan dilakukan rekayasa lalulintas agar aktifitas masyarakat tetap berjalan begitu juga kegiatan lomba GJI.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, titik star lomba GJI difokuskan di depan Madrasa Aliyah Negeri (MAN) Baubau kemudian terakhi finis di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau atau depan kantor Lapas Kelas ll A Baubau.
Dengan begitu rekayasa lalulintas dilakukan, maka jalan harus dilintas masyarakat, keluar dari MAN masuk menuju jalan Betoambari. Keluar dari betoambari masuk jalan Murhum lanjut masuk patung Tugu Kirab, masuk jembatan gantung selanjutnya masuk lintas Pantai Kamali.
"Disemua simpang jalan kita sudah siapkan penjagaanya, personil kami juga sudah berkoordinasi pihak Pol PP, Dishub dan ada juga dari Polres. Sistemnya buka tutup begitu ada ruang untuk kita alirkan lalulintas ya kita alirkan," urainya.
Lebih lanjut, begitu juga untuk kegiatan pelaksanaan upacara lokasinya di Lapangan Lemba Hijau juga sudah disiapkan rekaya lalulintas sehingga ada jalan akan diblok sementara dan hanya diberikan kesempatan bagi yang mengikuti upacara.
Sementara untuk acara malam rama tama mengalami perubahan tempat dari sebelumnya di Kota Mara dipindahkan di Lapangan Merdeka sehingga ada perlakuan khusus dalam penanganan rekayasa lalulintas.
"Oleh karena lapangan merdeka dia berdekatan dengan pelabuhan, kemudian untuk ruang kapasitas tentu tidak seluas kotama mara karena kita juga sudah siapkan managemen lalulintasnya ada beberapa titik jalan kita blok sehingga ruas-ruas jalan hari-harinya digunakan berlintas kendaraan dan orang itu kemudian kita tempatkan speises parkiran," paparnya.