Berita Terkini
Muna

Setelah BAHTERA Dituding Intimidasi ASN Saat Deklarasi Kampanye Damai, Giliran Poskonya Dirusak OTK

Oleh Anuardin · Kamis, 26 September 2024 01:43 WIB · 2 menit baca
Setelah BAHTERA Dituding Intimidasi ASN Saat Deklarasi Kampanye Damai, Giliran Poskonya Dirusak OTK
Kondisi Posko BAHTERA di Rusak oleh OTK di Jalan Lumba-lumba Kelurahan Laiworu. (Publiksatu/Anuardin)

RAHA – Mendekati hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 tensi politik di Kabupaten Muna mulai memanas. Betapa tidak, setelah mendapat sorotan secara terbuka oleh kompetitor BAHTERA saat deklarasi Kampanye damai yang diselenggarakan oleh KPUD Muna terkait dugaan intimidasi ASN, kini Posko Pemenangan BAHTERA diserang orang tak dikenal (OTK) pada hari Rabu, 25 September sekitar pukul 02.00 Wita, dini hari.

Berdasarkan saksi mata, Waldhy mengatakan, pelaku pengrusakan berjumlah dua orang menggunakan topi dan kendaraan roda dua jenis matic vino berwarna merah berhenti di depan Rumah Pemenangan BAHTERA.

Menurut Waldhy, berawal dirinya mendengar ada suara tiang bendera partai depan Posko dirusak oleh pelaku. mendengar kejadian itu, kemudian dia bergegas kedepan pintu untuk mengintip dan melihat ada seseorang pria sedang mematahkan bambu tiang bendera Partai.

"Pelaku juga mematahkan tiang bendera Merah Putih dan merobek Baleho Bupati Muna dan Baleho Relawan Sabhangka dengan menggunakan parang,"ungkap Waldhy.

Menurut Saksi, setelah melakukan pengrusakan, rekan pelaku yang berada diatas motor dengan menggunakan topi berwarna orange menunggu rekannya yang sedang melakukan pengrusakan. Setelah itu kedua pelaku melarikan diri mengarah pasar Laino.

“Pelaku yang bawa motor memakai topi, mereka merusak tiang dan bendera partai yang berdiri dipelataran halaman posko pemenangan paslon BAHTERA, kemudian mereka lari meninggalkan lokasi menggunakan motor,”terangnya.

Mengetahui insiden tersebut, beberapa tim yang berada disekitar lokasi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang berada dijalan Lumba-lumba, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Bataliworu. Kejadian itu pula saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, Polres Muna.

Ketua Gerbang BAHTERA Safaruni, mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini. Pasalnya menurut dia, selama tahapan Pilkada kubu Bahtera tak pernah melakukan anarkis terhadap pendukung pasangan calon lain apalagi sampai melakukan pengrusakan terhadap milik Cabub lain.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut kasus ini dengan tuntas, kami ingin Pilkada berjalan aman dan damai, tanpa ada konflik sesama kita masyarakat Muna, jangan biarkan pelaku yang suka berbuat onar berkeliaran bebas di luar sana. Jangan sampai akan menjadi pemicu konflik di Pilkada nanti,"tegasnya. (Anuardin)