Plt Bupati Muna Tegaskan Penerimaan PNS dan PPPK Di Muna Gratis
Bagikan

PUBLIKSATU, RAHA -- Pemerintah Daerah Kabupaten Muna membuka pendaftaran Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024.
Berdasarkan surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) 6610/B-KS.04.01/SD/K/2024 tanggal 27 September Tahun 2024 tentang Jadwal Seleksi PPPK Tahun Anggaran 2024 dijelaskan
Seleksi pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2024 didasarkan pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 347, 348, dan 349 Tahun 2024.
Mekanisme Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja untuk Fungsional Kesehatan Tahun Anggaran 2024, dengan prioritas kelulusan secara berurutan diberlakukan bagi Pelamar prioritas Guru dan D-IV Bidan Pendidik Tahun 2023. Eks Tenaga Honorer Kategori II.
Kemudian Tenaga non ASN yang terdata dalam pangkalan data yakni database BKN dan Tenaga non ASN yang aktif bekerja di Instansi pemerintah paling sedikit 2 tahun.
Plt Kepala BKPSDM Muna La Ode Asmadi mengatakan Seleksi pengadaan PPPK tahun 2024 memberikan kesempatan bagi seluruh pelamar sebagaimana dimaksud untuk dapat mendaftar pada seleksi pengadaan PPPK.
"Untuk pendaftar tahap pertama dilaksanakan pada bulan Oktober dan tahap kedua pada bulan November. Dengan demikian Seluruh Pelamar mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk ikut serta dalam Seleksi Pengadaan PPPK tahun anggaran 2024,"ujarnnya.
Sementara itu, Plt Bupati Muna Bachrun yang sedang menjalankan cuti kampanye itu menegaskan bahwa penerimaan CPNS dan PPPK di Kabupaten Muna tahun ini dilakukan tanpa di pungut biaya.
"Penerimaan PNS dan PAKKK tahun ini gratis tanpa dipungut biaya,"tegasnya.
Sebelum menjalani cuti kampanye, Bachrun telah menitip pesan kepada seluruh bawahannya terutama BKPSDM dan panitia seleksi agar tidak main-main dalam penerimaan PNS dan PPPK di Kabupaten Muna.
"Saya mau perbaiki tatanan birokrasi pemerintahan di Kabupaten Muna, makanya sebelum saya cuti saya sudah sampaikan kepada BKD Penerimaan PNS dan PPPK itu gratis tanpa dipungut biaya, jadi kalau ada yang main-main dan saya tau maka saya copot dari jabatannya,"pungkasnya. (Anuardin)