DLH Operasikan Mesin Pengolahan Sampah di Wameo, Halfia: Menjadi Kompos Per Hari 12 Ton

PUBLIK SATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau Dinas Lingkungan Hidup resmi mengoperasikan mesin pengolahan sampah di Pasar Wameo, Jumat 22/11.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau, Halfia menjelaskan sistem Sampah Mangkilo adalah Sistem Penataan, Pengelohan Pemasaran Bank Sampah TPS3R dan Komposter pada satu lokasi.
"Sistem ini, pertama penataan tempat pengolahan sampah, ditempatkan di Pasar Wameo yaitu sebagai sumber sampah terbesar," ujarnya di Pasar Wameo, jumat 22/11.
"Disini produksi sampah sekitar 15 ton per hari. Jadi dengan sistem ini kita harapkan dapat mencaca sampah, kalau per hari mesin pencacah sampah sekitar 1,5 sampai 2 ton per hari," jelasnya.
"Jadi kalau kita bisa menempatkan tujuh atau delapan mesin sampah, kita dapat mencaca sampah menjadi kompos sekitar 12 ton per hari," akunya.
Diharapkan dengan sistem ini, penanggulangan sampah di Pasar Wameo khususnya dan di Kota Baubau bisa ditanggulangi. Sehingga yang dibuang di TPA menjadi sedikit.
"Disamping itu, ada sistem pemasaran bank sampah yang mana di Wameo juga kita membeli," tambahnya.
"Sistem ini dapat membeli plastik, yang merupakan hasil dari pasar ini, kemudian bisa dimanfaatkan bisa menjadi kerajinan atau menjadi paving blok," tutupnya.
Peliput: Murdin