Pelni Baubau Lakukan Sejumlah Langkah Hadapi Natal dan Tahun Baru

PUBLIKSATU, BAUBAU - PT Pelni (Persero) cabang Baubau melakukan sejumlah langkah dalam menghadapi perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Kepala PT Pelni cabang Baubau, Roni Abdullah mengatakan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya kesiapan dalam menghadapi Nataru. Petama periode Nataru dimulai tanggal 14 Desember 2024 sampai 8 Januari 2025.
Dikatakan, secara nasional jumlah kapal yang akan beroperasi sebanyak 25 kapal minus KM Umsini yang akan menyinggahi 72 pelabuhan. Sementara untuk pelabuhan Baubau disinggahi sebanyak 11 kapal.
"Terus apa yang akan dilakukan Pelni tentu akan persiapan armada melakukan rampcheck fisik kemudian melakukan workshop artinya, bagaimana melakukan kegiatan latihan keadaan darurat diatas kapal. Jadi keadaan darurat kebakaran dan kapal kandas," kata Roni ditemui di ruang kerjanya, jumat 13/12.
"Kemudian dipastikan semua kapal itu tidak ada yang menjalani kegiatan docking dimasa perayaan pick season Nataru ini jadi semua 25 kapal itu berjalan dengan baik," ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, ada penyesuaian rute dan jadwal kapal. Ada beberapa kapal yang dilakukan penyesuaian rute untuk melayani Nataru untuk nasional ada 14 kapal. "Sebagai contoh kapal Ciremai rute dari Ambon harusnya ke Baubau balik lagi ke Papua," katanya.
Pelni juga menyiapkan posko dan monitoring terkait dengan BMKG untuk memantau kondisi cuaca, monitoring dilakukan secara nasional baik Pelni cabang, pusat dan Kementrian Perhubungan.
"Jadi kami di pusat sana ada juga posko artinya yang memonitoring kegiatan kapal maupun cabang selama Nataru ini, kami di monitor," tandasnya.
Lanjut, Roni Abdullah,terkait penjualan tiket sebagaimana sebelum-sebelumnya pihaknya mengimbau untuk persiapan Nataru penjualan tiket bisa dilakukan melalui Pelni mobile, terus kedua dari chanel dan agen sudah ditetapkan.
"Yang jelas itu bisa melalui loket kantor cabang kalau sudah tidak tersedia lagi di chanel travel agent sudah ditnjuk sama PT Pelni terkait penjualan tiketnya," harapnya.
Ia juga kembali mengimbau, untuk di Baubau terkait harga tiket itu Pelni sudah memasang spanduk sosialisasi harga tiket dibeberapa titik seperti di kantor Pelni cabang dan pelabuhan bertujuan mengantisipasi kemungkinan ada pihak-pihak tertentu memanfaatkan situasi.
"Jadi akhirnya kami menghimbau kalau ada pihak yang menawarkan harga tiket melebihi dari ketentuan ada di PT Pelni, anggak usa dilayani lebih baik datang saja ke loket Pelni artinya, kalau oknum-oknum atau calo lah nggak usa dilayani," imbuhnya.