Berita Terkini
Baubau

ASDP Baubau Pastikan Belasan Armada Layani Lintasan di Kepton Sukseskan Nataru

Oleh Ramli Akhmad · Senin, 23 Desember 2024 03:44 WIB · 2 menit baca
ASDP Baubau Pastikan Belasan Armada Layani Lintasan di Kepton Sukseskan Nataru
General Manager ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin. (ist)

PUBLIKSATU, BAUBAU - PT ASDP (Persero) Indonesia Fery Cabang Baubau pastinan 13 armada beroperasi melayani 18 lintasan untuk menyukseskan Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

General Manager ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin mengatakan semua kapal tersebut yang ada di wilayah cabang Baubau sudah menjalani docking, sehingga di bulan November dan Desember kapal ready semua.

"Jadi saat ini kapal sudah berada di lintasan semua tidak ada yang melakukan perawatan dalam artian docking, jadi kita siap mensukseskan angkutan Nataru di tahun ini," kata Jamaluddin ditemui kantor ASDP Cabang Baubau, Jumat 20/12.

Jamaluddin menyebutkan, dari 18 lintasan tersebut diperkirakan terdapat tiga lintasan terjadi lonjakan penumpang saat liburan akhir tahun. Lintasan mencakup Baubau-Waara, Torowulu-Tanpo dan Labuan-Amolengo.

"Angkutan Nataru tahun ini ada beberapa lintasan yang kita konsentrasi atau kita waspadai terkait dengan kemungkinan terjadinya peningkatan permintaan pemakai jasa yaitu pelabuhan Baubau-Waara, Torowulu-Tanpo dan Labuan-Amolengo," ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, adapun armada yang bakal disiagakan di tiga lintasan tersebut mencakup. Baubau-Waara terdapat dua kapal KMP Sultan Murhun dan KMP Tengiri, dua kapal anak perusahaan seperti Madidihang dan Inerie melayani lintasan Baubau-Siompu-Kadatua-Batauga.

"Dua kapal Madidihang dan Inerie yang melayani lintasan lain tapi Inerie dia bisa membantu pada lintasan Baubau-Waara disaat terjadi peak season di Baubau," ujarnya.

Sementara itu di lintasan Torowulu-Tanpo disiagakan tiga armada baik dari ASDP sendiri maupun cucu dari ASDP. Armada dari ASDP KMP Nuku dan swasta cucu dari ASDP, KMP Teluk Cendrawasi ll dan KMP Pulau Rubia. Adapun lintasan Labuan-Amolengo KMP Semumu, KMP Kambaniru dan KMP Rajawali.

"Sementara di Labuan-Amolengo itu kita punya tiga armada, dua armada ASDP satu anak perusahaan dan itu kami yakin kalau terjadi lonjakan itu bisa teratasi," tambahnya.

Adapun terkait kepadatan penumpang, diperkirakan tiga lintasan seperti Baubau-Waara, Torowulu-Tanpo dan Labuan-Amolengo menjadi penyumbang terbanyak adanya kenaikan jumlah produksi kemungkinan berada diangka 10 persen.

Secara perbandingan, disebutkan Nataru 2022 jumlah produksi sebanyak 13 ribu muatan sementara Nataru 2023 8 ribu turun secara signifikan sebesar 34 persen.

"Nah kalau di 2024 terjadi kenaikan 10 persen itu kan masih aman karena saya membandingkan 2022, Jadi 2022 saja sukses apa lagi yang di 2024 dengan kenaikan 10 persen," paparnya.