Proses Belajar SDN 2 Wajo Dibagi Dua Waktu, Kadikbud Eko: Empat Masuk Pagi dan Empat Masuk Siang

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) pastikan proses belajar mengajar di SD Negeri 2 Wajo tetap berjalan lancar.
Demikian upaya penuh pengharapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Dikbud Kota Baubau, Eko Prasetya ditemui sejumlah awak media di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, senin 6/1.
Dikatakan Eko, kalau Dinas Pendidikan berbicara tentang bagaimana pelaksanaan pendidikan di SD Negeri 2 Wajo dinilai hal ini sangat wajar. Dan langka apa yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan? Berikut upaya yang dilakukan.
"Kita melakukan proses yang arif dan bijaksana, apa itu? Kita menempatkan anak-anak kita mulai kelas 1-6 untk tetap belajar, untuk tetap menyelenggarakan pendidikan," terang Eko kepada awak media.
Dikatakan, secara keseluruhan jumlahulai dari kelas 1-6 ada delapan rombongan belajar (Rombel) nantinya akan dibagi dua waktu saat pelaksanaan proses belajar mengajar di SD Negeri 2 Wajo.
"Nah bisa jadi dengan cara kreatif kita, salah satu cara adalah empat masuk pagi empat masuk siang dan alhamdulillah hari ini yang sudah dilakukan adalah tadi pagi-pagi kita sudah kesana kita sudah cek proses belajar mengajar tetap berjalan dengan bagus," ujarnya.
Pun jangka pendeknya sudah teratasi, berikutnya langka jangka panjangnya secara bertahap mulai dilakukan pihak dinas seperti memberikan penguatan kepada guru-guru SD Negeri 2 Wajo bahwa proses belajar mengajar tetap berjalan.
"Kemudian bagaimana proses SDN 2 Wajo nanti? berikan kami waktu untuk sama-sama koordinasi kita cari langka terbaik, langka yang paling elok yang bisa kita terima dari seluruh pihak yang ada," tandasnya.
Diketahui, sebelumnya kasus sengketa lahan tanah SD Negeri 2 Wajo bergulir kembali dan sempat viral di media sosial (medsos), terlihat sejumlah guru-guru dan murid mengangkut kursi dan meja.
Peliput: Murdin