Berita Terkini
Baubau

Dekan Hukum UM Buton Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi, Rektor Terkesan Bungkam

Oleh Murdin · Rabu, 5 Februari 2025 01:35 WIB · 2 menit baca
Dekan Hukum UM Buton Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi, Rektor Terkesan Bungkam
IMM dan GMNI demo didepan rektorat. (Publiksatu/Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Gabungan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buton bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Baubau gelar aksi unjuk rasa di depan Rektorat Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton), Selasa 4/2.

Aksi unjuk rasa (Unras) tersebut dilaksanakan dalam rangka mengutuk secara keras dugaan kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum Dekan Hukum Universitas Muhammadiyah Buton.

Dalam aksi tersebut para peserta kasi melakukan aksi bakar ban sebagai bentuk mengutus secara tegas dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan Dekan Hukum UM Buton.

Para peserta aksi juga mencoba merangsek masuk ke dalam Rektorat, pantauan awak Butonpos (group publiksatu.co) sempat terjadi aksi saling baku dorong antara massa aksi dengan pihak kampus bahkan nyaris terjadi ricu.

Koordinator Lapangan (Korlap), inisial E mengatakan aksi yang dilakukan dalam rangka mengkritisi dugaan tindakan pidna aksi pelecehan seksual secara verbal dilakukan Dekan Fakultas Hukum.

Ia menjelaskan, kasus pelecehan dilakukan secara melalui pesan whatsapp chat yang tidak senono terhadap salah seorang mahasiswi di Fakultas Hukum semester Vll UM Buton.

Salah satu percakapan dalam pesan chat tersebut, kata dia, tentang kekerasan seksual melalui via WhatsApp.

Disis lain, massa aksi menyerukan kepada pihak kode etik dan Satuan Tugas (Satgas) melakukan tugasnya secara objektif tanpa ada intervensi dilakukan yang dilakukan pihak manapun.

Sementara itu, Rektor UM Buton Dr Wa Ode Al Zarliani terkesan bungkam menanggapi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah satu bawahan yakni Dekan Hukum.

"Sudah ditanyakan tadi anak-anak toh. Iya ke Satgas saja sudah ada lembaga kode etik," ucap Al Zarliani yang terkesan menghindari pertanyaan awak Butonpos.

Peliput: Murdin