Berita Terkini
Kepton

Warga Molona yang Hilang Ditemukan Meninggal

Oleh Nusma Nagara Muli · Selasa, 18 Februari 2025 03:16 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Warga Molona yang Hilang Ditemukan Meninggal

PUBLIKSATU, BATAUGA-La Ode Muksin (52) warga Desa Molona, Kecamatan Siompu Barat dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Siompu, Rabu (12/2/2025) lalu ditemukan meninggal dunia.

Setelah melewati proses pencarian selama empat hari hingga Minggu (16/2/2025) oleh tim SAR. Jazad korban ditemukan nelayan Desa Lalole pada pukul 18.00 Wita menerima informasi di lapangan bahwa korban ditemukan keadaan meninggal dunia sekitar arah barat dari titik lokasi.

"Kami menerima informasi di lapangan bahwa korban ditemukan meninggal dunia sekitar arah barat dari titik lokasi pencarian," ujar Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S.

Jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan. Belum diketahui pasti penyebab pasti korban hilang saat melaut. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup

Diberitakan sebelumnya, perahu jenis katinting korban sudah ditemukan, sedangkan korban belum diketahui keberadaanya hingga saat ini. Tim penyelamat sudah diterjunkan di lokasi untuk menyisir pencarian korban.

Hilangnya korban bermula saat dia pergi memancing menggunakan perahu di sekitar Perairan Desa Molona yang berjarak kurang lebih satu mil laut dari bibir pantai pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 13.00 WITA.

Sekitar pukul 17.00 WITA perahu korban ditemukan kurang lebih 2,52 mil laut dari tempat biasa korban memancing, pihak keluarga telah melakukan pencarian, akan tetapi tidak menemukan korban.

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S mengatakan, korban pertama kali dilaporkan hilang oleh warga setempat pada pukul 07.05 WITA.

Dikatakan, sesuai laporan dari warga setempat yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal, dimana satu orang nelayan jatuh dari perahu saat memancing di Perairan Siompu Barat.

Sesuai laporan, tim penyelamat Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan perahu karet 210 untuk memberikan bantuan SAR.

"Warga setempat yang awalnya melaporkan terjadi kecelakaan laut hingga perahu korban ditemukan sedangkan korban belum ditemukan," ujarnya.

Jarak tempuh lokasi Pelabuhan Murhum Baubau sekitar 17 mil laut. Saat tiba di lokasi pihaknya langsung melakukan pencarian dengan kondisi cuaca hujan ringan hingga sedang, dan tinggi gelombang mencapai satu meter. Kecepatan angin sekitar 8 kilometer per jam dari arah barat laut.

Bagikan