Jawab Dugaan Korupsi, Kades Wagari: Kami Kelola Dana Desa Sesuai Mekanisme dan Petunjuk Regulasi

BUTON - Kepala Desa Wagari, Hafilun memberikan respon atas laporan dugaan korupsi pengelolaan dana desa 2019-2023. Hafilun mengaku selama ini, pihaknya telah melakukan pengelolaan Dana Desa sesuai dengan mekanisme dan petunjuk regulasi.
Sebelumnya, seperti yang dituduhkan kepadanya, Kepala Desa Wagari dilaporkan oleh Aliansi Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Kepulauan Buton (APMM Kepton) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buton, Rabu siang (12/2/2025) atas dugaan tindak pidana korupsi.
APMM melaporkan Kepala Desa Wagari terkait dugaan tindak pidana Korupsi Dana Desa Wagari 2019-2023.
"Intinya, untuk menyikapi soal ini. Saya tidak bisa berkomentar banyak. Karena setelah membaca terkait laporan tersebut, yang diterangkan ada 6 tuntutan dalam laporan, tapi tidak disebutkan apa saja tuntutan tersebut. Jadi apa yang saya bisa komentari," ungkap Hafilun merespon laporan dari APMM, Jumat (21/2/2025).
Hafilun juga menyayangkan atas laporan dugaan korupsi tersebut, tanpa mengonfirmasi kebenaran atau memberi hak jawab terlebih dahulu pada pihaknya.
Kata dia, memang pernah ada sebelumnya riakan melalui demonstrasi dari teman-teman mahasiswa yg menuduhnya telah melakukan penyalahgunaan anggaran karang taruna, akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak inspektorat, Hafilun dinyatakan tidak terbukti dan tidak bersalah. Kemudian, sekarang Hafilun dilaporkan lagi atas dugaan korupsi pada anggaran Desa 2019-2023.
"Saya hanya bisa mengungkapkan bahwa sesadar saya pengelolaan dana desa setiap tahunnya tidak melangkahi mekanisme yang ada. Setiap tahun saya juga melalui pemeriksaan inspektorat" ungkap Kepala desa wagari pada media ini .
Hafilun juga menyayangkan sikap pelapor selama ini yang cukup sering memberikan tuduhan negatif kepadanya. Salah satunya pihak pelapor mempersoalkan pengelolaan dana karataruna. Dan sekarang melaporkan dugaan korupsi Dana Desa Wagari.
"Kenapa begini, belum puas dengan tuduhan-tuduhan ke saya selama ini. Salah satunya menyalahkan saya atas penyalahgunaan dana karangtaruna desa Wagari. Dan sekarang melaporkan saya terkait dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa," pungkasnya.