Berita Terkini
Kepton

Polemik Pembangunan Masjid Kraton Wangi-Wangi Selatan Dihentikan oleh Kepala Desa

Oleh Ramli Akhmad · Sabtu, 8 Maret 2025 03:32 WIB · 2 menit baca
Polemik Pembangunan Masjid Kraton Wangi-Wangi Selatan Dihentikan oleh Kepala Desa
Kepala Desa dan ketua BPD Lia Togo mendatangi Kepala Tukang di Masjid Lia Togo. (Suparman)

PUBLIKSATU, WANGIWANGI - Kepala Desa Raja Ali Lia Togo telah menghentikan sementara Pembangunan Masjid Kraton Desa Lia Togo Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Keputusan ini diambil karena pembangunan masjid tidak melibatkan pemerintah desa.

Menurut Kepala Desa Raja Ali Lia Togo, pembangunan masjid harus melibatkan pemerintah desa sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi.

"Kami tidak ingin pembangunan masjid ini menjadi kontroversi. Oleh karena itu, kami meminta agar pembangunan masjid ini dihentikan sementara hingga ada kesepakatan musyawarah antara pemerintah desa dan pihak pengelola masjid," kata Kepala Desa Raja Ali Lia Togo (selasa,04/03/2025)

Sebelumya Pemerintah Desa sempat membantu panitia pembangunan Masjid untuk mengfasilitasi proposoal bantuan masjid ke Bank Indonesia yang direalisasi sebesar Rp.100.000.000. Uanga seratus juta rupiah iti masuk ke rekeningnya Masjid, kemudian dikelolah oleh panitia pembangunan Masjid Kraton.

Dana tersebut bukan diperuntukkan untuk pembangunan yang dapat merubah bentuk asli Masjid Kraton Lia, melainkan hanya Sebatas untuk sarana fasilitas masjid seperti gengset, Ac, dan lain-lain.

“ Dana yang masuk kerekening Masjid bukan untu membangun dan merubah bentuk asli Masjid Kraton, melaikan untuk kelengkapan fasilitas Masjid” ungkapnya

Dikesempatan yang sama Ketua BPD Lia Togo Harjo juga sangat menyayangkan ada pembangunan tersebut,“sebenarnya kita semua sudah satu pendapat bahwa kita sama-sama ingin mempertahankan nilai-nilai Masjid warisan leluhur kita, jangan sampai hilang keaslianya, Masjid ini sebenarnya Masjid bersama masyarakat Lia Raya, namun wilayah administrasinya masuk di wilayah Lia Togo, karena itu saya sarankan kepada Kades Lia Togo Desa Lia Tgo menjadi inisiator musyawarah bersama agar di cari solusinya” ujar Harjo.

Penghentian pembangunan Masjid ini telah menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Desa dan pihak pengelola Masjid. Mereka berharap dapat segera menyelesaikan permasalahan ini dan melanjutkan renovasi masjid. (P7)

Peliput: Suparman