Berita Terkini
Kepton

Infrastruktur Jalan di Busel Butuh Perhatian Pemkab

Oleh Nusma Nagara Muli · Selasa, 11 Maret 2025 03:17 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Infrastruktur Jalan di Busel Butuh Perhatian Pemkab
Salah satu ruas jalan di Siompu (Nusma)

PUBLIKSATU, BATAUGA--Persoalan infrastruktur dasar di Kabupaten Buton Selatan kini mulai rusak. Salah satunya jalan hampir di seluruh kecamatan mengalami kerusakan. Belum lagi listrik di kepulauan hingga jalan.

Penambalan jalan poros Siompu di Desa Tongali dan Lapara oleh warga setempat menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Buton Selatan. Bagaimana tidak, warga bergotong royong menyumbang duit untuk membeli sekitar 8 ton aspal.

Peristiwa itu terjadi beberapa hari terakhir ini. Sejumlah vidio warga yang melakukan perbaikan jalan secara gotong royong viral di media sosial.

Anggota Koramil 1413/07 Batauga, Sertu Ahmad Taufik yang ikut melaksankan gotong royong mengaku, warga secara gotong royong menambal sendiri jalanannya yang rusak di daerah itu.

Sertu Ahmad menyebut, penambalan jalan rusak itu sudah yang keempat kalinya selama 2 tahun terakhir. Jika sebelumnya penambalan dilakukan menggunakan semen, maka kali ini menggunakan aspal.

"Aspal ini dibeli dari hasil swadaya atau urunan masyarakat Siompu. Aspal yang dibeli sebenyak 8 ton. Dari 8 ton aspal tersebut, masyarakat berhasil menambal jalan poros Siompu sejauh 1 kilometer (Km) lebih," rilis yang dikirim ke media.

Fakta lapangan jalan poros Siompu dibeberapa titik sangat parah kerusakannya, terutama di titik pendakian yang terjal. Parahnya pengguna jalan kadang harus berhenti untuk menunggu pengendara lain untuk lewat karena keadaan jalan dipendakian sangat parah. Bahkan sudah beberapa kali pengendara baik kendaraan roda dua ataupun roda empat mengalami kecelakaan.

Inilah yang membuat warga bergotong royong secepatnya melakukan perbaikan tanpa menunggu perhatian dari pemerintah daerah.

Jalan merupakan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan di masyarakat selain air bersih. Bukan hanya menjadi penghubung, juga sebagai mobilitas barang dan jasa serta akses ke layanan penting seperti pendidikan dan kesehatan.

Sebelumnya juga sejumlah warga di Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa melakukan kerja bakti padamu negeri menambal jalan secara swadaya masyarakat. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Busel dengan Kabupaten Buton ditambal oleh warga secara gotong royong.

Jalan itu juga menjadi akses mobilisasi ekonomi pertanian dan perkebunan masyarakat setempat.

Belum cukup sampai disitu, fakta di lapangan kondisi jalan mulai rusak dan aspalnya terkelupas sepanjang jalan poros Batauga, Sampolawa hingga Lapandewa. Meski statusnya jalan provinsi namun warga Busel yang berurusan maupun mobilisasi ekonomi angkutan barang melalui jalur itu.

Sebagian besar jalan aspalnya rusak, berlubang. Jalan poros tersebut terakhir diaspal setahun sebelum Busel menjadi daerah otonomi baru. Setelah itu tak pernah lagi diperbaiki secara baik.

Bagikan