Nuansa Keagamaan Warnai Penutupan Pesantren Kilat di Lapas Baubau
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau secara resmi menutup kegiatan Pesantren Kilat yang telah berlangsung selama bulan Ramadan. Penutupan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kalapas Baubau, Tubagus M. Chaidir, yang sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangkaian pesantren kilat tersebut, Jumat (14/03).
Dalam kesempatan ini, penghargaan diberikan kepada pemenang lomba Adzan, Kultum, MC, serta peserta terbaik selama mengikuti kegiatan pesantren kilat. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi warga binaan dalam memperdalam ilmu agama serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalani masa pembinaan di Lapas Baubau.
Pesantren kilat ini dilaksanakan dengan menggandeng tiga pondok pesantren yang berada di Kota Baubau yakni Pondok Pesantren Az-Zahrah Kota Baubau, Pondok Pesantren Hidayatul Quran, serta Pondok Tahfidzul Quran Sa’ad Al-Waqo Baubau. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pembinaan keagamaan yang lebih maksimal kepada warga binaan serta meningkatkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan mereka.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama warga binaan, diikuti dengan makan malam bersama, serta pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan mewarnai acara ini, mencerminkan semangat kebersamaan dan kebangkitan spiritual di bulan Ramadan.
Kalapas Baubau, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap pesantren kilat ini dapat memberikan dampak positif bagi para warga binaan dan menjadi bekal bagi mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Dengan berakhirnya pesantren kilat ini, diharapkan semangat belajar dan mendalami ilmu agama tetap tumbuh di kalangan warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih baik dan penuh kesadaran akan nilai-nilai keagamaan.
Peliput: Murdin