Bupati Mubar, Lapor Progres Kerja ke Wagub Sultra

PUBLIKSATU, LAWORO-Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Ir. Hugua, safari Ramadhan di Kabupaten Muna Barat (Mubar) Senin (24/3). Kunjungan perdana bagi mantan Bupati Wakatobi itu setelah terpilih menjadi Wagub mendampingi Gubernur terpilih Andi Sumangeruka.
Di Mubar, Ir. Hugua disambut oleh Bupati Mubar, La Ode Darwin. Silat Muna dan Singa Depok menjadi pemeriah saat proses penyambutan wagub, yang diarak dari Bandara Sugimanuru, menuju kediaman Bupati Mubar.
Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Bupati Mubar La Ode Darwin. Pada saat memberikan sambutan ia melaporkan progres kinerja bersama pasangannya Ali Basa, pasca dilantik pada Februari lalu.
Katanya, pasangan La Ode Darwin dan Ali Basa (Darwin-Ali) terhitung mulai bekerja 6 Maret 2025. Karena setelah pelantikan, semua kepala daerah terpilih mengikuti retret di Magelang. "Jadi untuk pasangan kami Darwin-Ali, mulai bekerja terhitung mulai 6 Maret,"ungkapnya.
Jika dihitung masa kerja Darwin-Ali per 24 Maret 2025 (Hari ini,red) setelah kegiatan di Magelang, baru tercatat 18 hari. Dari waktu yang sangat singkat tersebut, Darwin-Ali, sudah berhasil melakukan terobosan baru untuk Mubar.
"Kami sudah upayakan peningkatan disiplin kinerja aparatur sipil negara (ASN). Hari ini saya meluncurkan absen elektronik yang akan diberlakukan April 2025 mendatang. Semua pegawai akan dipantau kehadiran lewat absen elektronik,"ujarnya.
Selain itu dihadapan Hugua, La Ode Darwin menyampaikan bahwa Bandara Sugimanuru sudah kembali dioperasikan mulai 21 Maret. Dia meminta dukungan kepada Pemprov agar bandara tersebut, terus memberikan pelayanan transportasi udara.
"Kami juga sudah MoU dengan PT. ASDP Indonesia, untuk pengoperasian dermaga Fery Tondasi-Torobulu. Saat ini tinggal menunggu penetapan tarif, ijin lintas dan operasional dari Pemprov. Diupayakan sebelum lebaran, kapal sudah bisa berlayar melayani perjalan antar dua pelabuhan tersebut,"sebutnya.
Selain itu tambah DW sapaan yang kerap ditujukan ke La Ode Darwin, Pemkab Mubar juga sudah bermohon kepada gubernur Sultra untuk penyerahan aset Pemprov Sultra yakni TPI untuk dijadikan pelabuhan bongkar muat barang. Jika sudah penyerahan aset, maka Pemkab Mubar akan menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan dan jembatan.
"Terkait sosial kemasyarakatan, syukur Alhamdulillah sampai sekarang Mubar dalam kondisi aman dan tentram. Silaturahmi antar sesama masyarakat terjalin dengan baik. Mubar ini masyarakatnya heterogen, semoga kami dalam satu bingkai untuk menjadikan daerah ini Liwu Mokesa,"harapanya
Kedepan lanjut suami Rhika Purwaningsih itu, program Mubar akan menitiberatkan pada 4 sektor yakni Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Pariwisata. "Saya sudah siapkan beberapa program untuk mendukung beberapa sektor itu, termasuk pariwisata. Karena kami di Mubar didukung dengan beberapa pulau dengan potensi wisata yang luar biasa,"kata dia.
Sementara itu Wagub Sultra, Ir. Hugua menyampaikan bahwa Safari Ramadhan yang galakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, ada 2 makna. Pertama silaturahmi dengan bupati, forkopimda dan masyarakat. Inti silaturahmi itu adalah saling kenal dan memahami. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Karena apapun yang dimiliki pangkat, jabatan, ternyata yang mulia adalah silaturahmi.
"Kedua pada saat bersamaan saya lakukan kunjungan kerja (Kunker). Di Mubar saya melihat bandara Sugimanuru. Terminalnya bagus. Mudah-mudahan kita bisa kita tingkatkan penerbangannya menjadi 3 kali sehari. Hadirnya transportasi tersebut sangat mendukung klaster pariwisata kita, di Sultra,"tutur, Hugua.