Hadiri Acara Halal Bihalal di Desa Napalakura, Bachrun Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Desa

PUBLIKSATU, RAHA -- Bupati Muna H. Bachrun bersama istri yang ketua PKK Kabupaten Muna didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Muna Muhammad Rahim, Sekda Muna Eddy Uga dan sejumlah Kepala OPD menghadiri acara Halalbihalal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Napalakura, Sabtu (5/04/2025).
Dalam acara tersebut, Bupati Muna H. Bachrun menyampaikan pentingnya membangun kesatuan dan persatuan antar sesama masyarakat terutama masyarakat Desa Napalakura.
Hal itu ia sampaikan karena selama lebih dari dua bulan ini Kepala Desa Napalakura Sunarti bersama perangkat pemerintahannya terus dirundung masalah yang dilakukan oleh sejumlah kelompok masyarakatnya.
"Kita bersatu saja belum tentu bisa hasilkan yang terbaik, apalagi kalau justru saling bermusuhan. Menjalin persatuan jauh lebih baik untuk membangun desa, dibandingkan mempertahankan konflik yang merusak harmoni desa,"tegasnya.
Bupati yang dikenal bijak ini menyarankan kepada masyarakat agar ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah Desa agar disampaikan melalui jalur yang benar, bukan dengan menyebarkan kebencian.
Misalnya soal polimik penghapusan penerima PKH. Bupati menjelaskan, penghapusan nama dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) adalah kewenangan Dinas Sosial (Dinsos) berdasarkan verifikasi kelayakan yang dilakukan secara berkala.
Ia juga menambahkan bahwa kepala desa hanya berperan dalam memberikan rekomendasi awal, sementara keputusan akhir berada di Dinsos.
“Bisa saja dulu mereka memenuhi syarat, tapi setelah dicek ulang, ternyata sudah punya kendaraan atau pekerjaan tetap, sehingga tidak masuk lagi dalam kriteria penerima. Jadi bukan kepala desa yang semena-mena mencoret nama mereka,”terangnya.
Olehnya itu, Bachrun mengajak masyarakat untuk tetap berpikir jernih dan tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu benar.
Ia berharap warga Napalakura dapat kembali bersatu demi masa depan desa yang lebih baik. Karena membangun desa membutuhkan kontribusi semua pihak, tanpa terkecuali. Dengan menjaga harmoni sosial, maka berbagai program pembangunan bisa berjalan lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Lebih baik fokus pada kerja nyata. Desa Napalakura ini sudah punya nama baik di tingkat nasional, jangan sampai rusak hanya karena ulah segelintir orang yang belum bisa menerima perbedaan,”pungkasnya. (Anuardin)