Berita Terkini
Kepton

Pernikahan Menjadi Ajang Silaturahmi di Pulau Binongko

Oleh Suparman · Minggu, 13 April 2025 00:45 WIB · 2 menit baca
Pernikahan Menjadi Ajang Silaturahmi di Pulau Binongko
Safi Uddin dan fani melakukan perosesi adat seltelah menyelesaikan Akad Nikah. (Suparman)

PUBLIKSATU, BINONGKO – Pernikahan di Wakatobi Merupakan ajang silaturahmi, Khususnya di Kecamatan Togo Binongko kabupaten Wakatobi. Selain sebagai momen bahagia bagi pasangan yang menikah, pernikahan juga menjadi kesempatan bagi keluarga dan teman-teman untuk berkumpul dan mempererat hubungan.

Dalam pernikahan, biasanya ada banyak tamu yang hadir, termasuk keluarga, teman-teman, dan kenalan. Mereka semua berkumpul untuk merayakan kebahagiaan pasangan yang menikah dan untuk mempererat hubungan antara satu sama lain.

“ketika tangal pernikahan sudah ditentukan, keluarga besar dari Ambon, Baubau, dan Kendari sudah mulai berdatangan ke Binongko” ujar Safi Uddin pengantin laki-laki (Rabu,9/04/2025).

Pernikahan juga menjadi ajang untuk memperkenalkan pasangan yang menikah kepada keluarga dan teman-teman yang belum pernah bertemu sebelumnya. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk berkenalan dan mempererat hubungan.

“Pihak keluarga banyak yang penasaran dengan calon isteri saya, jadi dengan mengumpulkan keluarga maka mereka bisa menyaksikan secara langsung. Ini juga menjadi kebiasaan bagai kami masyarakat binongko” Lanjutnya.

Pengantin laki-laki ini menyampaikan bahwa pernikahan juga menjadi ajang untuk memperingati tradisi dan budaya. Dalam pernikahan, biasanya ada banyak ritual dan upacara yang dilakukan, seperti upacara adat, tarian tradisional, dan lain-lain.

Diketahi, Bupati Haliana dalam beberapa minggu terakhir banyak menghadiri pesta pernikahan di Pulau Wakatobi kususnya di Pulau Binongko dan memberikan selamat dan doa kepada Kedua Mempelai. Memang tijuan kehadiranya di Binongko adalah mengadakan kegiatan halal bihalal tetapi karna ada undangan Pernikahan maka Haliana gunakan kesempatan ini untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Binongko.

“Selamat berbahagia kepada kedua mempelai, semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah” ungkap Haliana pada (Minggu,6/4).

“ pernikahan menjadi ajang silaturahmi yang sangat penting dalam budaya wkatobi, tidak hanya sebagai momen bahagia bagi pasangan yang menikah, tetapi juga sebagai kesempatan bagi keluarga dan teman-teman untuk berkumpul dan mempererat hubungan” Tutup Safi Uddin (p7).