Berita Terkini
Kepton

Tim Sar Evakuasi Kapal Nelayalan Wakatobi Yang Mogok di Perairan Karang Kaledupa

Oleh Suparman · Senin, 14 April 2025 01:32 WIB · 2 menit baca
Tim Sar Evakuasi Kapal Nelayalan Wakatobi Yang Mogok di Perairan Karang Kaledupa
Tim Sar Wakatobi berhasil Mengevakuasi kapal Nelayan yang mogok beserta Empat nelayan dalam kondisi selamat. (Suparman)

PUBLIKSATU, WANGIWANGI -Insiden kapal nelayan yang mogok di perairan karang Kaledupa merupakan nelayan yang berasal dari wangi-wangi. Kapal mereka hampir saja celaka, peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam 12 April 2025. Diketahui nelayan tersebut berjumlah empat orang.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan bahwa Insiden ini bermula saat keempat nelayan itu yang diketahui bernama Ruamya (42), Amirudin (42), Suriadin (33), dan La Tati (35), berangkat dari Pelabuhan Marina kec. Wangi-wangi kab. Wakatobi sekitar pukul 17.30 WITA untuk mencari ikan di sekitar Karang Kaledupa.

Namun, sekitar pukul 20.00 WITA, kapal mereka mengalami kerusakan mesin . Di duga kuat kerusakan mesin di akibatkan oleh selang bahan bakar yang bocor, sehingga membuat mesin mati total di tengah laut.

Pukul 23.30 WITA, laporan pertama diterima oleh Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari dari Darmila, istri salah satu nelayan.

Tim Rescue Pos SAR Wakatobi segera diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 23.45 WITA dengan jarak tempuh sekitar 25 mil laut dari pos SAR. Tim SAR berhasil menemukan mereka dalam keadaan fisik yang aman.

“Tim SAR gabungan menemukan 4 nelayan bersama kapl mereka pada pukul 01.05 WITA, sekitar 3,19 mil laut arah utara barat laut dari lokasi perkiraan. Keempat korban dalam kondisi selamat,” jelas Wahyudi pada Minggu dini hari (13/4).

Para nelayan itu segera dievakuasi ke Pelabuhan Marina Wangi-wangi . Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 02.40 WITA, dengan seluruh unsur yang terlibat termasuk personel Basarnas, Rescuer Pos SAR Wakatobi, dan Pol air Polres Wakatobi dikembalikan ke kesatuan masing-masing, dan keempat nelayalan dijemput oleh keluarganya dan kebali ke rumah masing-masing dengan selamat (p7).