Berita Terkini
Kepton

HKB 2025, BPBD Busel Gelar Edukasi Simulasi Kebencanaan Sejak Dini

Oleh Nusma Nagara Muli · Minggu, 27 April 2025 00:46 WIB · 2 menit baca
HKB 2025, BPBD Busel Gelar Edukasi Simulasi Kebencanaan Sejak Dini
Simulasi penanggulangan bencana sejak dini di SDN 1 Majapahit (Nusma)

PUBLIKSATU, BATAUGA-Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional 2025 diperingati tanggal 26 April. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Selatan menggelar sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi simulasi kebencanaan di halaman SD Negeri 1 Majapahit, Kecamatan Batauga, pagi tadi.

Momentum HKB mengadakan latihan evakuasi mandiri serentak pada 26 April 2025. Di Busel difokuskan kegiatan gladi simulasi bencana kepada pelajar SD, SMP dan masyarakat umum sejak 25 April 2025.

Mengutip BNPB, Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2025 mengusung tema "Siap untuk Selamat" yang menggambarkan perlunya semangat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana sedini mungkin.

(HKB) merupakan peringatan nasional tahunan yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat agar menjadi Indonesia Tangguh Bencana.

Peringatan HKB setiap 26 April sudah dilakukan sejak tahun 2017 dan menjadi momentum membangun budaya sadar bencana dimana masyarakat melakukan evakuasi secara mandiri secara rutin.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Busel Suharudin Singka, menyatakan sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi simulasi kebencanaan dan memperingati hari kesiap siagaan bencana 2025 sangat penting dilakukan untuk mewaspadai bencana.

Dikatakan, penyelenggaraan kegiatan ini dimulai sejak 25 April tentang edukasi informasi tentang kebencanaan. Pesertanya kepada 30 siswa SD, 20 SMPN 3 Batauga dan 20 orang masyarakat Kelurahan Majapahit. Ini penting dilakukan karena untuk bangun kesiapsiagaan sejak dini.

"Ini dilaksanakan untuk kewaspadaan dini karena bencana datangnya secara tiba-tiba. Datangnya tidak kita ketahui kapan. Olehnya harus dilakukan pencegahan dini. Oleh sebab itu selalu waspada mecegah bencana sejak dini," ujarnya.

Olehnya kata dia, BPBD Busel mewakili Pemkab Busel kesiapasiaagaan secara terpusat dilaksanakan di SD 1 Majapahit. Pemkab Busel selalu memberikan edukasi berbagai ilmu dan pengetahuan tentang penanggulangan bencana harus dilakukan sejak dini.

Ini sengaja dilakukan dilingkungan SDN 1 Majapahit melibatkan pelajar SD, SMP dan masyarakat Majapahit untuk sosialisasi sejak dini kepada pelajar generasi muda sehingga waspada terhadap kebencanaan.

"Mewaspadai bencana adalah peran dan tanggung jawab kita semua untuk mewaspadainya sejak dini. Intinya kesipsiagaan siap untuk kita semua selamat. Siap sedia menghadapi ketangguhan terhadap bencana," harapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Busel La Mai Minu menyatakan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini bisa kerkelanjutan dilakukan dan berdampak secara meluas terkait pendidikan, edukasi dan sosialisasi kewaspadaan dini sejak dini kepada masyarakat Busel.