Pesona Bawah Laut Wakatobi, Karang Sehat Ikan Berlimpah
Bagikan

PUBLIKSATU, WANGIWANGI - Wakatobi adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia, terkenal dengan keindahan bawah lautnya yang luar biasa. Perairan Wakatobi merupakan rumah bagi berbagai jenis karang sehat dan ikan berlimpah, menjadikan tempat ini sebagai destinasi favorit bagi para penyelam dan pecinta alam.
Terumbukarang Wakatobi Sulawesi Tenggara termasuk destinasi wisata yang terletak di segitiga terumbu karang dunia (Coral Triangle). Dari total 850 spesies terumbu karang, sebanyak 750 di antaranya terdapat di laut Wakatobi. Juga menjadi rumah bagi sekitar 942 spesies ikan.
Karang-karang di Wakatobi tumbuh subur dan sehat, membentuk struktur yang kompleks dan berwarna-warni. Keindahan karang ini tidak hanya mempesona, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan dan makhluk laut lainnya.
“Tidak perlu keahlian menyelam yang tinggi untuk menyaksikan kehidupan surga bawah laut Wakatobi," kata Seto Ariadi, pendiri agen wisata Wakatobi Dive Trip. Terdapat sekitar 85 spot wisata bawah laut di Wakatobi yang tersebar di antara gugusan kepulauan Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, hingga Binongko, Kutip Media Tempo. Selasa, (29/4/2025).
Perairan Wakatobi merupakan rumah bagi berbagai jenis ikan, termasuk ikan hias yang indah dan ikan konsumsi yang lezat. Keanekaragaman hayati laut di Wakatobi sangat tinggi, menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi penelitian dan eksplorasi laut yang penting.
Keindahan bawah laut Wakatobi menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata yang menarik bagi para penyelam dan pecinta alam.
Untuk spot menyelam, wisatawan bisa ke Pulau Kaledupa dan Pulau Hoga. Di bawah perairannya, terdapat kontur slope, step slope, hingga wall, serta ikan barakuda, kerapu, pari, hingga penyu hijau. "Pulau ini populer pada awal 2000, kemudian mulai menarik wisatawan mancanegara ketika event Wakatobi Wave rutin digelar sejak 2015 hingga sekarang," ujar Seto.
Lalu beranjak ke Pulau Tomia dengan tiga spot selam terbaik, yakni Marimabuk, Roma, serta Fan 38 East dan Fan 38 West. Disebut Marimabuk karena tempat ini tertutup bukit karang (pinnacle) yang khas, seperti taman terumbu karang, kipas laut, dan ikan warna-warni. Itu sebabnya, tidak sedikit penyelam yang mabuk kepayang saat menikmati keindahan Marimabuk.
Untuk melestarikan keindahan alam bawah laut Wakatobi, perlu dilakukan upaya konservasi dan pengelolaan yang baik. Dengan demikian, keindahan alam Wakatobi dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang (p7).