Berita Terkini
Nasional

Stand Pameran Wakatobi Sentosa Raih Juara Favorit 1 Pada HUT Sultra ke-61

Oleh Suparman · Selasa, 29 April 2025 13:50 WIB · 2 menit baca
Stand Pameran Wakatobi Sentosa Raih Juara Favorit 1 Pada HUT Sultra ke-61
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hj. Eliati Haliana menerima Penghargaan juara faforot 1 pada Pameran kerajinan tangan dan prodak makanan kahs daerah pada HUT Sultra ke 61 di Kolaka (Suparman)

PUBLIKSATU, KOLAKA - Stand pameran Wakatobi Sentosa berhasil meraih juara favorit pertama pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-61. Prestasi ini menunjukkan bahwa Wakatobi memiliki potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, budaya, dan pariwisata.

Stand pameran Wakatobi Sentosa menampilkan berbagai produk unggulan daerah, termasuk kerajinan tangan, makanan khas, dan souvenir. Pameran ini menarik perhatian banyak pengunjung termasuk Gubenur Sultra Andi Sumangerukka.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka mengunjungi stand Galeri Kabupaten Wakatobi pada Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Sultra di Kabupaten Kolaka. Jumat malam, (25/04/2025).

Pada kersempatan tersebut Gubernur Sultra disambut Bupati Wakatobi H. Haliana bersama Wakil Bupati Wakatobi Dra. Hj. Safia Wualo dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hj. Eliati Haliana. "Saya Bersama pak gubernur Sultra mengunjungi stand Galeri Kabupaten Wakatobi pada Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kolaka " ujar Bupati Haliana.

Penghargaan juara favorit pertama untuk stand pameran Wakatobi Sentosa merupakan pengakuan atas upaya dan kreativitas masyarakat Wakatobi dalam mempromosikan potensi daerah.

Penghargaan ini di terima langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hj. Eliati Haliana. Ketua Dekranasda Wakatobi Hj. Eliati Haliana mengungkapkan ada beberapa hasil kerajinan dari empat pulau besar di Wakatobi untuk dipamerkan dalam galeri yang disediakan pada HUT Sultra.

"Kerajinan pulau Wangi-wangi yakni kerajinan anyaman tikar, penutup gelas, dan tempat tissie yang terbuat dari pandan hora. Pulau Kaledupa : tenun boke dengan berabagai motif, Pulau Tomia : anyaman bambu berupa bosara, dan di Pulau Binongko : Leja/ sarung motif batu karang juga produk pisau/parang khas binongko" jelasnya.

Ia juga berpesan kepada pengrajin atau UMKM Wakatobi kedepannya bisa lebih meningkatkan kreativitasnya untuk menemukan produk-produk baru dan tidak menyontek motif-motif produk daerah lain, karena motif yang dimiliki daerah Wakatobi memiliki ciri khas tersendiri (p7).