Berita Terkini
Baubau

Harga Sayur Mayur di Baubau Mengalami Kenaikan

Oleh Ramli Akhmad, Publik Satu · Rabu, 7 Mei 2025 02:23 WIB · 2 menit baca
Harga Sayur Mayur di Baubau Mengalami Kenaikan
Para Pedagang Sayur Yang Ada di Karya Nugraha. (Aldy Gustianto)

PUBLIKSATU, BAUBAU- Sudah hampir dua pekan, cuaca di Kota Baubau berubah-ubah. Terkadang di pagi hari dan siang hari panas terik, tiba-tiba sore hari hujan deras sampai malam hari.

Situasi ini sangat mempengaruhi hasil panen para petani sayur dan buah. Berimbas langsung pada para pedagang sayur mayur yang ada di pasar-pasar tradisional di Kota Baubau.

Kurangnya pasokan sayur mayur dan buah-buahan dari petani membuat para pedagang harus menaikkan harga dagangannya. Seperti sayur koll yang biasanya sekilonya Rp 12 ribu menjadi Rp 18 ribu. Cabai merah kecil yang biasanya sekilo Rp 40 ribu jadi Rp 65 ribu. Bahkan sayur kentang yang biasanya sekilonya Rp 20 ribu naik menjadi Rp 35 ribu perkilonya.

Kenaikkan sayur mayur tidak dapat terhindarkan karna pasokan yang kurang. Seorang Pedagang sayur, Siti mengungkapkan sudah dua pekan ini ia kesulitan mendapatkan sayur mayur dari distributor. Kalaupun ada harganya sangat mahal.

“Biasanya kalau cuaca normal kami dapat sayur dari distributor itu banyak bahkan setiap harinya tumpah ruah sayur yang datang dari para petani. Tapi dua pekan ini hanya sedikit jadi kami juga harus menaikkan harga jual sayur agar bisa menutupi kenaikan harga yang terjadi dari distributor,” tukas Siti.

Amatan media ini di dua pasar tradisional misalnya di Pasar Wameo dan Pasar Karya Nugraha hampir sama kondisinya. Sayur mayur dan Buah-buahan mengalami kenaikan yang bervariasi antara 10 hingga 20 persen bahkan seperti sayur wortel dan buncis kenaikannya cukup signifikan ketimbang sayur mayur yang lain.(p6)

Reporter: Aldy Guatianto