Siswa SD Negeri 6 Katobu Antusias Sambut Makan Bergizi Gratis.

PUBLIKSATU, RAHA -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Di Kabupaten resmi resmi di luncurkan oleh Bupati Muna H. Bachrun, Senin 05/05/2025.
Pelaksanaan launching MBG ini dilaksanakan di lima Sekolah salah satunya di UPTD SD Negeri 6 Katobu. Dalam pemberian MBG di SD Negeri 6 Katobu disambut antusias oleh Siswa-siswa.
"Alhamdulillah hari ini diselenggarakan perdana di lauinching di SMKN 3 Raha. Dan satu-satunya sekolah Dibawah naungan Pemda Muna yakni UPTD SDN 6 katobu, 4 lainya yakni SMKN 3 Muna, MAN 1 Muna, Mtsn 1 Muna, dan MI,"ujar Plt. KUPTD SDN 6 Katobu, Kubais, Senin, 05/05/2025.
Kubais mengatakan di UPTD SDN 6 Katobu jumlah yang disiapkan sebanyak 523 porsi, semua siswa mendapatkan makanan dengan riang gembira mereka menikmatinya.
"Diantar dari pihak BGN sekitar pukul 08.00 dan saat istirahat di jam pertama anak anak Murid sudah dipersilahkan menikmatinya, siswa semua senang, menunya baik, ada susu kotak, ayam, sayur, tahu dan Nasi. Alhamdulillah senang dan pada semangat,"ujarnnya
lantaran siswa merasa senang dengan adanya MBG itu maka pihak sekolah mengharapkan agar selalu memastikan kebersihannya, kandungan gizinya termasuk jangan sampai ada menu yang kadaluarsa/explayernya.
"Kalau di dapurnya benar - benar dijaga kualitas gizinya saya yakni semua anak-anak kita dgn adanya MBG ini sangat membantu,"terang Kubais.
Sebagai Plt. Kepala sekolah UPTD SD 6 Katobu ia merasa bersyukur dan mengapresiasi kerja - kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sehingga pemberian makan gizi gratis ini segera dilaksanakan setiap hari di seluruh sekolah se Kabupaten Muna.
"Untuk besok belum disiapakn, nanti akan diinformasikan dan BGN kapan akan lanjutkan MBGnya ini, atas konfirmasi dari pihak BGN bahwa sekitar minggu depan baru di siapkan setiap hari, hari ini baru uji coba,"ujar Kubais
Selain itu lanjut mantan Ketua KPUD Muna ini menyarangkan kepada pihak BGN bahwa hal yang perlu disesuaikan adalah waktu istirahat siswa karena tidak cukup waktu hanya 15 menit istirahat digunakan untuk makan. Sebab banyak hal yang harus di perhitungkan misalnya anak-anak dipersilahkan cuci tangan, meskipun makan pakai sendok, lalu berdoa dan makan serentak secara bersama sama.
Hal ini kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dikbud Muna ini menjadi masukan dan pertimbangan bagi pihak sekolah agar disesuaikan waktu istirahat belajar apakah satu kali istirahat saja tetapi waktunya lebih lama, atau istirahat tetap dua kali bagi kelas 3, 4, 5 dan 6 dengan durasi istirahatnya ditambah dan waktu pulangnya bergeser.
"Kita berharap dengan MBG ini, anak-anak lebih sehat, lebih semangat lagi belajarnya dan tentu lebih berkualitas, mudah mudahan membawa berkah dan kebaikan bagi semua,"pungkasnya. (Anuardin)