Aksi Penipuan, Wabup Muna Ingatkan Jajarannya Jangan Layani Bila Ada Oknum Janjikan Jabatan Demi Dapatkan Uang

PUBLIKSATU, RAHA --- Modus penipuan mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Muna kembali terjadi. Modusnya adalah menjanjikan jabatan, Proyek dan mengancam sejumlah kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas.
Bukan saja itu, sejumlah oknum itu juga mengaku menjanjikan sejumlah proyek di Dinas PUPR terhadap sejumlah kontraktor. Oknum - oknum ini juga mendatangi sejumlah kepala Sekolah, kepala Puskesmas sampai ASN menjanjikan mempertahankan jabatannya dan mendapatkan jabatan eselon III dan IV serta .
Aksi tersebut sudah beredar di kalangan instansi di Pemkab Mura sehingga membuat resah, nama Bupati Muna dan Wakil Bupati Muna dicatut oleh oknum penipuan dengan modus menjanjikan menaikkan jabatan, mendapatkan jabatan dan meminta uang.
Atas kejadian itu, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil mengaku telah menerima informasi dan laporan dari sejumlah orang yang menjadi korban penipuan dengan menjual nama Bupati dan wakil Bupati Muna.
"Saya sudah dapat laporan soal itu, dan itu penipuan jangan percaya, saya dapat info sudah ada korban, apalagi dia atas namakan Bupati dan wakil Bupati, kami tidak pernah perintahkan orang atau tim untuk melakukan modus seperti itu apalagi meminta uang untuk mendapatkan jabatan,"tegasnya, Jumat, 09/05/2025.
Dengan kejadian itu, Wabup Muna mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN dan masyarakat bila ada oknum yang datang minta sejumlah uang dengan tawaran janji jabatan ataupun proyek segera laporkan kepada Pihak berwajib sebab itu adalah penipuan.
"Saya sudah instruksikan kepada seluruh kepala OPD agar tidak melayani oknum yang mengatasnamakan Bupati dan wakil Bupati meminta uang dengan dalil menjajikan jabatan, untuk diketahui Pak Bupati dan Wabup tidak pernah meminta uang atau menyuruh orang untuk minta uang kepada siapapun juga utk kepentingan pribadi,"tegas Asrafil.
Bukan hanya kepala OPD, Wabub juga meminta kepada seluruh kepala Sekolah, Kepala Puskesmas, para Camat ataupun Kepala Desa agar tidak menerima dan percaya kepada oknum penipu seperti itu.
"Saya minta kepala Sekolah, Kapus, kepala desa maupun masyarakat bila ada oknum yang datang meminta uang dengan iming-iming jabatan, atau mendapatkan proyek jangan dilayani, sebaiknya dilaporkan kepada pihak yang berwajib supaya diproses secara hukum,"pungkasnya. (Anuardin)