Berita Terkini
Kepton

Mantan Pj Bupati Buton Polisikan Oknum Wartawan dan aktivis YW: Saya Diminta LH untuk Amankan Media

Oleh Murdin · Kamis, 22 Mei 2025 00:37 WIB · 2 menit baca
Mantan Pj Bupati Buton Polisikan Oknum Wartawan dan aktivis YW: Saya Diminta LH untuk Amankan Media
Samsul SH MH bersama tim kuasa hukum La Haruna dan Naslia Alu. ((Foto Suari))

PUBLIKSATU, BAUBAU - Mantan Pj Bupati Buton La Haruna melalui kuasa hukum nya Samsul SH., MH resmi melaporkan oknum wartawan di Kabupaten Buton YW dan sejumlah aktivis di Polres Buton.

Demikian disampaikan Samsul bersama tim kuasa hukum disampaikan melalui konferensi pers yang bertempat di salah satu caffe di Baubau, Selasa (20/05/2025) malam.

Laporan yang dimasukkan kuasa hukum La Haruna tersebut sebagai termuat dalam tanda bukti lapor. Adapun Nomor : TBL/PENAGADUAN/V/2025/SPKT/RES BUTON/POLDA Sultra.

Samsul selaku kuasa hukum La Haruna dan istri Naslia Alu menjelaskan, aduan tersebut melaporkan beberapa oknum baik oknum wartawan menyangkut masalah pemerasan maupun sejumlah aktivis berkaitan pencemaran nama baik.

"Hari tanggal 20 Mei pukul 10.55 ada dua laporan kami masukan yang pertama itu berkaitan pencemaran nama baik yaitu berkaitan laporan yang dimasukkan ke Kejaksaan terhada Kline kami. Terus yang kedua itu adanya tindak pidana pemerasan dilakukan oleh oknum-oknum wartawan," beber Samsul kepada awak media.

Ia menjelaskan, aduan terhadap beberapa oknum wartawan tidak dalam posisi menggangu kerja-kerja wartawan namun aduan tersebut dalam rangka perbuatan melawan hukum yakni pemerasan.

"Yang dilakukan oleh oknum-oknum wartawan, kami menyentuh pada rana pemerasanya jadi ini bukan tugas-tugas jurnalistik mungkin ini teman-teman wartawan dipahami jangan sampai ini digiring ke masalah pers," tegasnya.

Diketahui, adapun laporan dugaan pemerasan di masukan di Polres Buton tersebut pihak pelapor mengantongi dua bukti masing-masing bukti mencakup rekaman dan percakapan lewat pesan whatsapp yang di lakukan oknum wartawan YW dan mantan Pj Bupati Buton La Haruna.

Pemerasan itu, dimana YW menghubungi LH untuk meminta uang dengan tujuannya untuk mentake down pemberitaan fee proyek yang menyeret nama La Haruna dan Naslia Alu sebagai anggota DPRD Kota Baubau. Selain pemerasan diduga ada ancaman apa bila LH dan istri tidak memenuhi permintaan oknum wartawan maka pemberitaan akan di up terus.

Secara terpisah, YW menanggapi adanya tudingan yang menyeret namanya selaku yang menjembatani dugaan pemerasan tersebut dan menurutnya hal tersebut atas permintaan La Haruna dengan tujuan mengamankan pemberitaan.

"Iaa dia minta amankan media baru dia bilang pemerasan, bukan dia bilang dia laporkan. Pak pj butpati yang minta bantu amankan media," kata YW dikonfirmasi lewat pesan whatsapp.

Peliput: Murdin