Tegas, Warga Tolak Rencana Pembangunan Gereja di Jalan Cendana

PUBLIKSATU, BAUBAU - Warga Kelurahan Kadolo, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau menolak secara tegas menolak adanya rencana pembangunan gereja yang berlokasi di Jalan Cendana.
Penolakan itu terlihat adanya spanduk berukuran besar terpasang dalam bentuk petisi masyarakat yang bertandatangan sebagai bukti tidak mendukung adanya pembangunan rumah ibadah agama non muslimin tersebut.
Rencana pembangunan tersebut karena memancing reaksi masyarakat setempat, pihak FKUB Kota Baubau, Kementerian Agama Baubau, Pemerintah Kelurahan Kadolo beserta masyrakat langsung mendatangi lokasi.
Berdasarkan informasi dihimpun Buton Pos, para panitia pembangunan rumah ibadah gereja sudah mengajukan permohonan ke pihak-pihak terkait seperti Kementerian Agama, Kelurahan dan mendapat dukungan masyarakat setempat melalui pengumpulan KTP.
Berkaitan dengan dukungan tersebut, Ketua RT 4 RW 2 Kelurahan Kadolo, Natsir mengatakan pada masyarakat setempat tidak melarang adanya rencana pembangunan gereja dan juga tidak memiliki kewenangan memberikan izin.
Hanya saja, kata dia, di lokasi rencana pembangunan gereja tersebut hampir tidak ada warga yang beragama non muslim tersebut.
"Di lingkungan kan tidak ada warga kristen, itu kan yang pertama. Sebenarnya tidak juga menolak kalau ada warganya, kami bisa saja," Ketua RT 4 RW 2 Kelurahan Kadolo, Natsir dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Senin 26/05.
Sebelumnya, kata dia, memang benar bahwa salah seorang pendeta meminta izin untuk membangun gereja dan pihak RT dan kelurahan siap memfasilitasi untuk membahasa terlebih dahulu.
"Kalau saya sebagai RT dan Lurah kita fasilitasi dulu hanya kita dari kelurahan kita tunggu-tunggu tapi mereka tidak datang-datang tapi langsung main kumpulkan KTP," tuturnya.
Sementara itu, pihak Kementerian Agama Baubau melalui Kepala KUA Kokalukuna, Mukhsin Rahim menegaskan bahwa rencana pembangunan gereja yang sudah memasukan permohonan ke pihak kemenag belum ada.
"Jadi itu kemarin kami langsung turun ke lapangan sama teman-teman FKUB, Kemenag langaung kami koordinasi dengan teman-teman di kelurahan dan RT," pungkasnya.
Peliput: Murdin