Berita Terkini
Kepton

Kloter 38 UPG Wakatobi Sukses Laksanakan Umrah Wajib, Jemaah Dalam Kondisi Baik

Oleh Suparman · Selasa, 3 Juni 2025 02:39 WIB · 3 menit baca
Kloter 38 UPG Wakatobi Sukses Laksanakan Umrah Wajib, Jemaah Dalam Kondisi Baik
Kepala Kankemenag Wakatobi Rahman Ngakaali berharap saat Puncak Haji atau wukuf diharapkan Jamaah haji Kabupaten Wakatobi mengikuti seluruh Himbauan Panitia penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) (Suparman)

PUBLIKSATU, WANGIWANGI - Sebanyak 85 jemaah haji Kabupaten Wakatobi yang tergabung dalam Kloter 38 UPG telah menyelesaikan Umrah Wajib dengan kondisi kesehatan yang baik. Pelaksanaan Umrah Wajib ini merupakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji yang mencakup beberapa ritual seperti tawaf, sa'i, dan tahallul. Setelah menyelesaikan Umrah Wajib, jemaah haji biasanya akan beristirahat dan mempersiapkan diri untuk tahapan ibadah haji berikutnya.

Pada umumnya, jemaah haji akan melaksanakan tawaf dan sa'i di pelataran Ka'bah dan bukit Safa dan Marwah. Bagi jemaah lansia dan dengan risiko tinggi, proses tawaf dan sa'i dapat dilakukan di lantai 3 Masjidil Haram yang telah disediakan jalur khusus oleh pemerintah Saudi. Setelah selesai melaksanakan Umrah Wajib, jemaah haji akan kembali ke pemondokan untuk beristirahat dan melepas pakaian ihram.

Kloter 38 UPG yang baru saja menyelesaikan Umrah Wajib ini diharapkan dapat terus menjaga kesehatan dan stamina untuk menjalankan ibadah haji dengan lancar dan aman. Mengingat cuaca di Makkah yang panas, mencapai 41°C, jemaah haji diimbau untuk tetap menjaga kesehatan, cukup istirahat, dan makan teratur Sabtu, 31 Mei 2025

Menurut Ketua Rombongan 2 Kloter 38 UPG, Muhammad Aris Daud, sebanyak 85 jemaah haji Kabupaten Wakatobi telah menyelesaikan Umrah Wajib dengan kondisi kesehatan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa jemaah haji dari Kabupaten Wakatobi yang tergabung dalam kloter tersebut telah menjalankan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji dengan lancar.

Pernyataan ini memberikan gambaran positif tentang kesiapan dan kesehatan jemaah haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kita melaksanakan dua kali tahapan Tawaf Umrah, tahapan pertama kita dahulukan Jamaah yang fisiknya kuat dan tahapan kedua jamaah Haji Lansia, dan berkebutuhan khusus dengan kondisi yang baik”. Ujarnya

Ketua Rombongan Satu Kloter 38 UPG, La Ode Alimaris, menyampaikan bahwa rombongan jemaah haji saat melaksanakan tawaf didampingi oleh masing-masing ketua regu. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan jemaah selama menjalankan ritual ibadah, serta memberikan bantuan jika diperlukan. Dengan adanya ketua regu yang mendampingi, jemaah haji dapat lebih tenang dan fokus dalam melaksanakan ibadah.

Mulai 1 Juni 2025, layanan Bus Sholawat untuk jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram akan dihentikan sementara. Armada bus akan ditarik oleh otoritas Arab Saudi untuk mempersiapkan transportasi jemaah ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Layanan ini akan kembali beroperasi pada 10 Juni 2025.

Jemaah Haji Wakatobi yang tinggal di Hotel Emaar Al-Taqwa no. 206 dihimbau untuk tetap berada di hotel dan memperbanyak ibadah di sana. Mereka disarankan untuk berfokus pada persiapan puncak ibadah haji dengan melakukan aktivitas yang minim tenaga namun maksimal pahala, seperti berzikir, membaca Al-Quran, atau memperdalam ilmu manasik dan makna ibadah haji.

Puncak ibadah haji akan berlangsung pada 5 Juni 2025, dan jemaah akan mulai bergerak menuju Arafah pada 4 Juni 2025. Jemaah diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik, menjaga stamina, dan mengikuti arahan petugas kloter dan sektor.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Wakatobi, Rahman Ngakaali, mengharapkan agar seluruh jemaah haji Kabupaten Wakatobi mematuhi himbauan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan petugas kloter selama puncak ibadah haji atau wukuf di Arafah pada Kamis, 5 Juni 2025.

Dengan mengikuti petunjuk dan arahan yang diberikan, diharapkan jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan aman. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arafah (p7