Berita Terkini
Kepton

Bupati Buton Audiensi dengan BP Taskin, Usulkan Infrastruktur Dasar untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Oleh Ramli Akhmad · Sabtu, 21 Juni 2025 05:53 WIB · 2 menit baca
Bupati Buton Audiensi dengan BP Taskin, Usulkan Infrastruktur Dasar untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan

PUBLIKSATU, PASARWAJO — Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H., melakukan audiensi bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) pada Kamis siang, 19 Juni 2025, di Jakarta Pusat.

Audiensi ini menjadi forum penting untuk menyampaikan kebutuhan daerah secara langsung kepada pemerintah pusat, khususnya dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Buton hadir bersama sejumlah kepala daerah lainnya dari Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni Bupati Konawe, Bupati Wakatobi, Wakil Bupati Konawe, dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, didampingi Wakil Kepala BP Taskin Nanik S. Deyang serta jajaran deputi.

Bupati Buton memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak Kabupaten Buton, seperti penyediaan listrik, akses internet, dan peningkatan infrastruktur jalan. Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar ini merupakan fondasi penting dalam membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk Buton, saya sampaikan langsung kebutuhan dasar yang penting kita perjuangkan," ujar Bupati Buton.

"Alhamdulillah, BP Taskin siap mendukung lewat 9 sektor industri strategis. InsyaAllah, ke depan kita ajak turun langsung ke Buton untuk pemetaan dan aksi nyata."

Menanggapi berbagai usulan dari para kepala daerah, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan konkret. Ia menjelaskan bahwa BP Taskin akan melakukan intervensi melalui sembilan sektor industri strategis, yakni: pangan, hunian, pengolahan, industri kreatif, kesehatan, digital, pendidikan, transportasi, dan energi terbarukan.

“Kami akan menarik investor dan memberdayakan masyarakat miskin agar perekonomiannya terangkat. Hasil pertemuan ini akan kami tampung dan tindak lanjuti. Kami juga akan turun langsung ke daerah bapak-bapak untuk melakukan rapat koordinasi secara langsung, pemetaan, dan menyusun langkah konkret selama dua hari,” ujar Budiman.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mengintegrasikan kebijakan pusat dan daerah untuk mengakselerasi program pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.(p4)