Gelar Tes Uji Potensi Peserta Didik Baru, Kamad MIN I Baubau: Agar Bisa Memetakan Kemampuan Lebih, Rendah dan Sedang

PUBLIKSATU, BAUBAU - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Baubau melaksanakan tes uji potensi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 selama tiga hari berturut dimulai dari tanggal 23,24 dan 25 Juni 2025.
Tes uji potensii bagi calon siswa dan siswi baru di sekolah dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Baubau dilaksanakn usai dibuka pendaftaran peserta didik baru dengan dua gelombang. Gelombang pertama mulai 3-10 juni dan gelombang kedua 13-15 juni.
Kepala MIN I Baubau, Dra. Yuliana Donggi Hanas. M.Pd mengatakan kegiatan hari ini sudah terhitung di hari kedua adalah tes potensi akademik, ini dilakukan tujuannya untuk pemetaan.
"Jadi yang dilakukan hari ini adalah tes potensi akademik untuk pemetaan sehingga dalam pembagian siswa di kelas merata," kata Yuliana Donggi Hanas kepada koran ini usai memantau langsung pelaksanaan tes kompetensi peserta didik baru di ruangan kelas MIN Baubau, Selasa 24/06.
Ia menjelaskan, tujuan dari tes akademik diterapkan agar bisa dipetakan secara merata siswa dan siswi pada saat sudah diterima nanti baik yang memiliki kemampuan lebih, sedang dan rendah.
"Mengapa kami selalu lakukan tes uji kompetensi akademik karena untuk melihat anak-anak dengan tidak pilih kasih, istilahnya semua anak sama," pungkasnya.
Diktakan, dalam praktek tes akademik seperti menguji pengenalan huruf abjat, pengenalan angka dan juga akan dilakukan tes pengenalan bacaan furuf-huruf hijaiyah seperti membaca kitab suci Al-Quran.
"Kami fokus di bacaan Al-Qur'an nya karena itu memang salah satu misi kami untuk anak-anak bisa membaca Quran," ujarnya.
Diketahui, jumlah keseluruhan peserta didik baru yang telah mendaftar di MIN I Baubau tercatat sebanyak 220 siswa. Sehingga pada pelaksanaan tes ujia potensi dibagi menjadi tiga hari dan beberapa bilik di ruangan kelas untuk memaksimalkan waktu.
"Cuma kita bagi karena jumlah peserta yang masuk ini 220 kalau kami cuma ambil sehari itu bisa makan waktu banyak, sehingga panitia ini menjadwalkan dari jumlah siswa 220 itu dibagi tiga hari," jelasnya.
Peliput: Murdin