SPMB di SMAN 7 Baru 81 Orang, Sartati: Biasa Usai Pengumuman Peminat Membludak

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sekolah Menengah Pertama (SMA) Negeri 7 Baubau mencatat pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun ajaran 2025/2026, jumlah siswa yang sudah mendaftar 81 orang.
Kepala SMA Negeri 7 Baubau, Sartati mengatakan sejak dibuka SPMB dari 23 Juni sampai 2 Juli 2025 yang sudah mendaftar baru 50 persen dari kuota yang diberikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara 150 siswa.
"Kuota yang diberikan kepada kami itu 150 orang ada 5 Rombongan Belajar (Rombel)," kata Sartati kepada koran ini ditemui di SMA Negeri 7 Baubau, Rabu 2/7.
Kendati belum mencapai kuota, mantan Kepala SMA Negeri 1 Baubau tetap optimis peserta didik masih memungkinkan bertambah bahkan bisa mendekati target diberilan oleh provinsi dan hal itu bisa bertambah usai pengumuman.
"Sekitar 50 persen itu biasanya setelah pengumuman ada yang mengisi kursi kosong, membludak disitu lebih banyak," ujar Sartati seraya sangat optimis tingkat peminat di SMA Negeri 7 tergolong tinggi.
Dikatakan, tingkat pendaftaran di sekolah yang belum dibentuk tersebut tergolong meningkat karena dibandingkan pada tahun sebelumnya pendaftaran berkisaran diangkat 60-70 orang sementara tahun ini 81 orang.
Sementara itu, dari sejumlah jalur yang berlaku baik afirmasi, prestasi maupun domisili. Jalur domisili lebih dominan yang digunakan peserta didik untuk mendaftar dibanding dengan dua jalur lainya.
Adapun sejumlah sekolah yang menjadi pendukung di sekolah itu seperti diantaranya SMP Negeri 1 Baubau, SMP Negeri 18 Baubau, SMP Negeri 12, SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 5 Baubau.
Peliput: Murdin