Berita Terkini
Kepton

Nelayan Wakatobi Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Hari Hilang

Oleh Suparman · Rabu, 9 Juli 2025 02:35 WIB · 2 menit baca
Nelayan Wakatobi Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Hari Hilang
Evakuasi jenazah dilakukan Timsar dan korban dibawa menuju Dermaga Basarnas Kendari. Pada pukul 17.02 Wita, (Suparman)

PUBLIKSATU, WANGIWANGI - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan nelayan asal Desa Waelumu, Kecamatan wangi-wangi Kabupaten Wakatobi, dalam kondisi meninggal dunia setelah lima hari pencarian intensif. Korban bernama La Ali (56) dilaporkan belum kembali dari melaut sejak 2 Juli 2025.

La Ali diketahui pergi melaut sekitar pukul 03.00 Wita ke wilayah perairan berjarak 12 nautical mile (NM) dari desanya. Berdasarkan keterangan keluarga, biasanya korban kembali pada pukul 17.00 Wita, namun hingga malam hari korban tidak kunjung pulang. Pencarian awal oleh pihak keluarga tidak membuahkan hasil, hingga kemudian dilanjutkan oleh Tim SAR.

Pada hari kelima operasi, pukul 13.30 Wita, tim di lapangan melaporkan penemuan longboat milik korban yang ditemukan kandas dan pecah di atas karang perairan Lakansai, Kabupaten Buton Utara. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban di lokasi tersebut.

Kemudian, pada pukul 14.07 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima informasi dari Kepala Desa Bokori terkait penemuan sesosok jenazah yang diduga adalah korban. Lokasi penemuan berada sekitar 84,10 NM arah barat laut dari titik terakhir korban diketahui.

Tim Rescue KPP Kendari bersama potensi SAR yang terdiri dari Biddokes Polda Sultra, Polairud Polda Sultra, Polsek Soropia, serta dibantu RS Bhayangkara, langsung melakukan koordinasi dan persiapan evakuasi. Tim berangkat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Kendari menuju lokasi sejauh 14,7 NM dan tiba pukul 16.33 Wita.

Evakuasi jenazah dilakukan dengan segera dan korban dibawa menuju Dermaga Basarnas Kendari. Pada pukul 17.02 Wita, jenazah tiba di dermaga dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kendari dengan disaksikan langsung oleh pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR dan semua pihak yang terlibat dalam pencarian La Ali. "Kami sangat berterima kasih atas upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR dan semua pihak yang terlibat," kata pihak keluarga.

Tim SAR mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya La Ali. "Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan," kata Kepala KPP Kendari.

Kasus ini menunjukkan pentingnya keselamatan nelayan di laut. Nelayan harus selalu waspada dan memperhatikan keselamatan diri sendiri saat melaut (p7).