Pendaftar Capai 9 Rombel, Penerimaan Peserta Didik Baru di SMPN 1 Baubau Alami Penurunan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Baubau mungkin adalah sesuatu kurang membanggakan pasalnya, kuota diberikan alami penurunan.
Plt Kepala SMP Negeri 1 Baubau, Zaane mengatakan jumlah peserta disdik baru yang mendaftar di SMP Negeri 1 Baubau sebanyak 275 orang sehingga hanya mendapatkan 9 Rombongan Belajar (Rombel).
Sementara itu, kata dia, harusnya sekolahnya bisa mendapatkan 320 orang dengan akumulasi sebanyak 10 rombel karena sesuai dengan jumlah pengusulan sekolah primadona di Kota Baubau untuk tingkat SMP.
"Sampai hari ini 275 orang padahal kuota diberikan 10 kelas, seharusnya 320 orang karena 1 kelas 32 orang tapi sampai hari ini baru 275 orang," kata Plt Kepala SMPN 1 Baubau, Zaane ditemui sekolahnya, Sabtu 12/7.
Berkurangnya jumlah rombel di SMPN 1 Baubau, kata dia, pada tahun ajaran baru 2024/2025 sekolah tersebut bisa mencapai hingga 11 rombel artinya dibandingkan dengan tahun ini dikurangi menjadi 10 rombel itupun yang sudah dinyatakan lulus hanya 9 rombel.
Adapun yang menjadi berkurangnya jumlah rombel pada tahun ini, tutur dia, penjelasan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau dengan tujuan pemerataan siswa agar SMPN 12 dan 17 kebagian.
"Dulu penjelasan dari dinas bahwa dengan berkurangnya karena untuk pemerataan supaaya sekolah-sekolah lain ada muridnya seperti 12, 17 dan lain-lain supaya muridnya itu merata supaya jangan bertumpul di SMP 1 dan 18," tuturnya.
Berikut pembagian siswa berdasarkan empat jalur diberlakukan di sekolah tersebut. Jalur domisili 45 persen, prestasi 25 persen, mutasi 5 persen dan afirmasi 25 persen.
Pada kesempatan itu, Zaane berharap kepada seluruh siswa SMPN 1 Baubau tanpa terkecuali siswa yang baru bergabung bisa bertahan dan mampu memberikan yang terbaik dengan mengangkat nama SMP Negeri 1 Baubau.
Peliput: Murdin