Berita Terkini
Kepton

SMPN 2 Batauga Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Oleh Nusma Nagara Muli · Rabu, 16 Juli 2025 02:43 WIB · 2 menit baca
SMPN 2 Batauga Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Sosialisasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat di SMPN 2 Batauga (Nusma)

PUBLIKSATU, BATAUGA- SMP Negeri 2 Batauga, Kabupaten Buton Selatan mensosialisasikan tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat kepada orang tua wali dan siswa-siswinnya, Sabtu (13/07/2025).

Program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini untuk menanamkan kebiasaan positif pada anak-anak Indonesia. Tujuannya adalah membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter kuat, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi bangun pagi,membiasakan diri bangun pagi untuk melatih kedisiplinan dan memulai hari dengan baik.

Beribadah, menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing sebagai bentuk pembentukan karakter religius. Berolahraga, melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Makan sehat dan bergizi, membiasakan diri mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.

Gemar belajar, menumbuhkan semangat belajar dan keingintahuan untuk terus mengembangkan diri.

Bermasyarakat, melatih diri untuk berinteraksi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan bermasyarakat.

Tidur cepat, membiasakan diri tidur lebih awal untuk mendapatkan istirahat yang cukup dan berkualitas.

Tujuan dan manfaat menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Membentuk individu yang memiliki mental, emosional, dan sosial yang kuat.

Menumbuhkan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja keras, dan kemandirian. Mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Kepala SMPN 2 Batauga La Ode Rasidi berharap, selain peran guru di sekolah, peran keluarga di rumah siswa-siswinnya sangat berperan penting untuk merealisasikan program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat ini.

"Kami berharap orang tua berperan aktif mengawasi dan mengevaluasi bersama program ini terhadap anak anak kita," ujarnya.