Berita Terkini
Kepton

Wakatobi Peringati Atoll Day 2025 dengan Seremoni dan Paparan Ilmiah

Oleh Suparman · Jumat, 18 Juli 2025 02:51 WIB · 3 menit baca
Wakatobi Peringati Atoll Day 2025 dengan Seremoni dan Paparan Ilmiah
Perayaan Atoll Day Wakatobi 2025 resmi dibuka.

PUBLIKSATU, WANGIWANGI - Perayaan Atoll Day Wakatobi 2025 resmi dibuka oleh Bupati Wakatobi, H. Haliana, bersama Guru Besar Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB University, Prof. Sri Pujiyati, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Maritime Center Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (12/7).

Acara ini dimulai dengan pemaparan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Balai Taman Nasional Wakatobi, La Fasa, yang memaparkan jumlah dan kondisi lingkungan atol di perairan Wakatobi. Ia juga menyerukan pentingnya perlindungan ekosistem atol sebagai warisan hayati yang tak tergantikan.

La Fasa menekankan bahwa perlindungan atol bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan dunia akademik. Ia berharap bahwa kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi dapat membantu menjaga keberlangsungan ekosistem atol.

“Perlindungan atol bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan dunia akademik,” ujarnya sebelum mempersilakan Guru Besar IPB University, Prof Sri Pujiyati untuk menyampaikan sambutan.

Prof. Sri Pujiyati kemudian menyampaikan testimoni ilmiah mengenai kondisi terkini lingkungan laut di wilayah Wakatobi, khususnya kawasan Atol Kapota. Ia mengungkap bahwa terjadi peningkatan signifikan pada tutupan padang lamun di sekitar perairan Wakatobi dibandingkan dengan kunjungan penelitiannya terakhir pada tahun 2023.

“Temuan ini menjadi indikasi positif bagi ekosistem laut, sekaligus menunjukkan potensi perairan ini sebagai pusat biodiversitas laut yang penting,” tuturnya.

Temuan ini menjadi indikasi positif bagi ekosistem laut, sekaligus menunjukkan potensi perairan ini sebagai pusat biodiversitas laut yang penting. Prof. Pujiyati juga menjelaskan bahwa sejak tahun 2023, tim peneliti IPB University telah menjalankan program pemetaan habitat bentik di Atol Kapota.

Program ini dikembangkan lebih lanjut untuk menelusuri hubungan antara komponen biotik dan abiotik di kawasan tersebut. Prof. Pujiyati berharap bahwa kegiatan penelitian ini dapat menyediakan data ilmiah yang dapat dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan berbasis bukti.

Bupati Wakatobi, H. Haliana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi akademisi dalam menjaga dan memahami ekosistem laut Wakatobi. Ia juga mendukung kegiatan riset ini karena dapat menjadi dasar dalam merancang kebijakan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan tepat guna.

“Kami sangat mendukung kegiatan riset ini karena dapat menjadi dasar dalam merancang kebijakan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan tepat guna, demi masa depan Wakatobi yang lebih baik,” ujarnya.

Dengan harapanWakatobi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan. kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi dapat terus berlanjut untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut Wakatobi.

Acara Atoll Day Wakatobi 2025 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya laut secara kolaboratif (p7).