Muna Sedang Krisis Keuangan, Akhir Agustus Bachrun Bakal Amputasi Pejabat Eselon III dan IV yang Tak Loyal, Eselon II Tunggu Job fit

PUBLIKSATU, RAHA – Pemerintah Daerah Kabupaten Muna dibawa komando H. Bachrun dan La Ode Asrafil sebagai Bupati dan wakil Bupati bakal bekerja keras untuk mewujudkan visi misinya. Pasalnya, Pemerintahan Bachrun-Asrafil tengah menghadapi krisis keuangan yang begitu besar.
Hal paling parah adalah APBD Kabupeten Muna di habiskan hampir 70 Persen untuk belanja pegawai, kemudian Pemda Muna juga harus menghabiskan APBD sekitar Rp 40 Miliar lebih setiap tahun untuk membayar cicilan utang Daerah ke PT. SMI sampai dengan tahun 2030 dan utang kepada pihak ketiga sebesar Rp 30 milar lebih.
Selanjutnya adanya kebijakan Pemerintah Pusat terkait efesiensi Keuangan Daerah yang harus menguras keuangan daerah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi khusus (DAK)
Bila melihat Kondisi itu praktis hampir seluruh progam visi misi Bachrun – Asrafil untuk kesejahteraan masyarakat Kaupaten Muna bakal jalan ditempat sebab pemerintah daerah Kabupaten Muna masih mengandalkan anggaran Transfer Pusat ke Daerah (TPD).
Untuk itu Bachrun - Asrafil harus memutar otak untuk mendapatkan Anggaran Pendapatan Daerah sebanyak-banyak. Maka untuk mewujudkannya, Bachrun - Asrafil harus didukung dengan jajaran birokrasi yang memiliki spirit kuat, semangat yang baik dan loyal.
Penataan birokrasi menjadi penting untuk dilakukan. Sebab birokrasi Pemerintahan di Daerah adalah Pelaksana Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah berdasarkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati.
Kini Bupati dan Wabup Muna tengah menyusun komposisi birokrasi di pemerintahannya. Mulai dari jabatan eselon II sampai dengan jabatan eselon IV. Rencananya Bupati Muna akan melakukan mutasi setelah HUT RI Kemerdekaan RI ke-80 tahun.
"Kita akan lakukan mutasi bulan Agustus ini, kita lagi persiapkan," ujar Bachrun, Sabtu, 16 / 08/2025.
Bachrun mengatakan untuk dibulan Agustus ini, yang akan dimutasi untuk jabatan eselon III dan IV sedangkan untuk jabatan eselon II belum bisa dilaksanakan karena belum dilakukan Job vit.
"Kita prioritas dulu eselon III dan IV sedangkan eselon II menunggu hasil job fit, rencananya dalam waktu dekat kita laksanakan," timpalnya.
Selain itu, dirinya mengatakan ia akan mengangkat pejabat yang memiliki loyalitas dan siap menjalankan visi misi Bupati Muna.
"Saya akan angkat pejabat yang memenuhi syarat dan mendukung visi misi Bupati dan wakil Bupati Muna, nomor satu itu loyal habis itu baru pintar," pungkas Bachrun. (Anuardin)