Berita Terkini
Sultra

Merasa Mempermalukan Daerah, Bachrun Sebut Oknum Anggota Dewan Negarawan Receh

Oleh Anuardin · Selasa, 26 Agustus 2025 14:41 WIB · 2 menit baca
Merasa Mempermalukan Daerah, Bachrun Sebut Oknum Anggota Dewan Negarawan Receh
Ketgam: Bupati Muna H. Bachrun saat membuka Workshop Pengelolaan Sampah di UKPM. ((Foto: Anuardin))

PUBLIKSATU, RAHA -- Beberapa bulan terakhir ini penanganan sampah di Muna terus menjadi sorotan tajam di publik, bahkan sampai dengan anggota DPD RI La Ode Umar bonte melalui kontennya diakun Facebook dan Tik toknya terlihat ikut menyoroti kondisi sampah di Kabupaten Muna.

Dengan kondisi itu Bupati Muna H Bachrun sempat merasa geram dengan ulah oknum anggota dewan yang menyoroti persoalan sampah di Kabupaten Muna beberapa bulan lalu.

Menurut Bachrun, anggota dewan seperti itu merupakan anggota dewan recehan yang cuma mempermalukan daerah. Bachrun pun mengaku Pernyataan itu sempat tiba ditelinga oknum Anggota dewan itu dan dirinya langsung di hubungi untuk mempertanyakan kepastian ucapnya itu.

"Saya pernah berbicara, oknum Anggota Dewan itu negarawan "receh", lalu dikutip, lalu saya dihubungi, betul babapa bilang begini?, lalu saya jawab betul, karena cara berbicara itu yang mempermalukan daerah," ungkapnya saat membuka, Workshop Pengelolaan Sampah di UKPM

Bachrun mengatakan bahwa sebagai anggota dewan harusnya membawa aspirasi masyarakat kabupaten Muna di parlemen dan bukan untuk menjatuhkan daerah di mata publik.

"Anggota Dewan itu harus membawa aspirasi Daerah bukan maki - maki daerah," timpalnya.

Ia juga mengatakan bahwa pandangan politisi dan Kampus terkait permasalahan sampah atau lingkungan itu jauh berbeda. Sebab Kampus memiliki standar akademik untuk menilai masalah kebersihan lingkungan.

"Kalau Kampus bilang jelek itu benar, tetapi kalau politisi bilang jelek saya mau tanya apa itu yang jelak, karena kampus dan politisi berbeda pandanganya. Karena di kampus berbicara apa adanya," jelas Bachrun.

Olehnya itu Bachrun mengatakan, dengan keterbatasan anggaran daerah, maka Sebagai Bupati dirinya akan berupaya untuk mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk pengadaan mobil sampah minimal 1 unit untuk mengatasi sampah di Muna.

"Kalau Muna ini punya uang banyak, saya beli banyak mobil sampah, ini mobil kita tinggal berapa, yang lain ada yang rusak. Jadi, saya setiap tahun saya akan beli satu mobil sampah," pungkasnya. (Anuardin)