Berita Terkini
Baubau

Kadis PPPA Abdul Rahman, Baubau Dapat Penghargaan KLA Berkat Kerjasama Semua Pihak

Oleh Murdin · Rabu, 3 September 2025 03:37 WIB · 2 menit baca
Kadis PPPA Abdul Rahman, Baubau Dapat Penghargaan KLA Berkat Kerjasama Semua Pihak
Kadis PPPA Abdul Rahman, Baubau Dapat Penghargaan KLA Berkat Kerjasama Semua Pihak (Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Baubau mengklaim, Baubau dapat meraih pdngharamgaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) tidak terlepas dari kerjasama semua pihak.

Kepala Dinas PPPA Kota Baubau, Abdul Rahman merasa bersyukur bahwa hari ini Baubau pertama kali bisa mendapatkan penghargaan KLA, menurutnya, penghargaan ini bukan didapatkan begitu saja.

"Tapi memang ada syarat-syarat yang kita penuhi tentang kebutuhan hak anak mulai dari bagaimana kita melibatkan anak, bagaimana kita melindungi anak, bagaimana tumbuh kembang anak di Baubau dan bagaimana identitas anak bisa terpenuhi," kata Abdul Rahman ditemui di kantornya, kemarin.

"Dan syukur alhamdulillah berdasarkan data dan dokumen dan juga ada virtual tour mereka saksikan berapa tempat yang diminta mereka sampaikan ya kemudian ditetapkan Kota Baubau sebagai Kota Layak Anak," tukasnya.

Menurutnya, ini juga sekaligus menjadi tantangan bagaimana penghargaan itu dipertahankan bahkan bila perlu ditingkatkan penghargaan KLA ini, nah bagaimana cara kita ditingkatkan?

Pertama perbanyak berinovasi data dan dokumen yang kirim ke pusat lebih lagi apa yang pernah dikirim sebelumnya sehingga bisa didapatkan predikat madia pada masa-masa akan datang, mendapatkan level lebih tinggi lagi dari pada yang didapatkan sekarang ini.

Menurutnya, tambah dia, ini semua berkat kerja bersama wujud bersama bagaimana semua dinas bekerja bersama bekerja untuk berpikir baik perencanaan maupun program bisa berpihak kepada anak misalnya identitas anak bagaimana itu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau setiap hari anak yang lahir langsung diberikan tiga yaitu akta lahir, KIA dan Kartu Keluarga (KK).

"Ini merupakan salah satu bahwa kita memperhatikan anak dan itu kami kirim di pusat semua data-data itu berapa anak yang sudah terdata dari semua anak yang ada di Kota Baubau itu salah satu contoh," pungkasnya.

Kemudian faktor pendukung lainya, lanjut mantan Kepala BPSDM ini, di tempat-tempat seperti di SMP Negeri 2 Baubau disana dibuatkan tanda zebra atau tanda-tanda penyebrangan dan beberapa tempat lainya.

"Sehingga menjamin orang tua ketika mereka melepas anaknya di sekolah ada rasa aman dan nyaman dengan begitu tidak ada keraguan ketika meninggalkan anak dan kedepanya kita tingkatkan lagi," tutupnya.

Peliput: Murdin