Hasrin, Ketua Terpilih Periode 2025-2030, Prioritaskan Benahi PGRI Tentang Ini

PUBLIKSATU, BAUBAU - Hasrin, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Baubau periode 2025-2030 terpilih secara aklamasi, konferensi PGRI Kota Baubau digelar pada tanggal 6 September 2025.
Ketua PGRI Baubau, Hasrin S.Pd M.Pd mengatakan yang menjadi prioritas utama ketika mengawali mengkomandoi PGRI pertama-tama memperbaiki tata kelola keuangan yang selama ini dijalankan belum sesuai.
"Nah yang menjadi fokus membenahi kekurangan-kekurangan yang ada salah satunya membangunan kepercayaan terhadap pengurus cabang untuk pengelolaan anggaran itu sesuai anggaran dasar anggaran rumah tangga atau AD/RT," kata Hasrin ditemui di kantornya, kemarin.
Namun menurutnya, pada dasarnya selaku Ketua PGRI terpilih dari hasil Konferensi tanggal 6 September 2025 masih mau melanjutkan keberhasilan PGRI periode 2020-2025 karena dilihat begitu banyak keberhasilan harus dipertahankan.
Bahwa dimasa periode lalu, kata dia, itu tidak dilaksanakan bukan karena tidak dilaksanakan tapi memang ada hambatan, waktu itu tidak ada kesungguhan untuk mengurus rekening sehingga keanggotaan masi kepengurus kota/kabupaten.
"Itu hari ini yang mau kita tertibkan supaya kegiatan di cabang ini bisa beberjalan, jadi kegiatan PGRI itu mulai dari cabang bila perlu dimulai dari ranting. Jadi mulai dari cabang, ranting dan kabupaten/kota," imbuhnya.
Kemudian kedua, terkait tertib data keanggotaan PGRI yang harus diperbaharui setiap periode seperti data PGRI tidak sesuai jumlah guru di Kota Baubau sehingga hal tersebut dikonversi jumlah iuran maka ini akan menjadi PR buat kepengurusan PGRI.
"Menghitung-hitung tarulah jumlah guru 1500 dianggap semuanya membayar iuran sehingga 1500 membayar kali 10 ribu itulah besarnya iuran masuk per bulan padahal tidak seperti adanya, nah ini juga kita tertibkan," ujarnya.
Usai dilakukan penertiban data keanggotaan, selanjutnya akan diagendakan konferensi kerja untuk menyusun program kerja selama lima tahun.
"Nanti pada saat penyusunan program kerja inilah kemudian akan kita lihat upaya kita dalam rangka meningkatkan kompetensi guru itu menjadi fokus karena kita adalah organisasi profesi guru maka tentu subyek kita adalah guru," harapnya.
Pelipur: Murdin