Bupati Dan Wabup Muna Panen Raya Padi Di Desa Labulu Bulu, Ditaksir 762 Ton Produksi Beras Di Muna.

PUBLIKSATU, RAHA -- Pemerintah Kabupaten Muna kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya padi di Desa Labulu - Bulu Kecamatan Parigi, Senin, 20/10/2025.
Dalam kegiatan panen raya itu yang di bangun oleh Pemerintah Desa Labulu bulu itu dihadiri oleh Bupati Muna H. Bachrun, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Muna.
Kegiatan panen raya ini menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Muna terhadap para petani dalam meningkatkan hasil produksi pertanian serta menjaga stabilitas pangan lokal di daerah.
Panen raya tahun untuk tanam musim Timur seluas 127 hektar. Untuk musim Timur ini hasil produksi beras di desa Labulu bulu ditaksir mencapai 762 ton dengan estimasi setiap hektar menghasilkan 6 ton beras.
Bupati Muna H. Bachrun menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras para petani di desa Labulu bulu yang terus berinovasi dan semangat dalam mengolah lahan pertanian.
"Panen ini sudah sering, cuma kali ini agak banyak dan berhasil, saya diundang saya datang, dan Alhamdulillah berhasil," ujarnnya.
Terkait dengan permintaan petani, Bupati Muna akan memenuhi dengan cara kolaborasi dengan anggaran dana Desa dan anggaran pemerintah daerah.
"Kita akan kolaborasi antara dana desa dan dana APBD kita, Pemerintah itu memfasilitasi masyarakat, kalau petani semangat Bupati jangan tidur," ujarnnya.
Terkait permintaan petani terhadap mesin pemanen kombinasi atau Komben, Kadis Pertanian Kabupaten Muna Anwar Agigii mengatakan akan di upayakan untuk diadakan untuk petanibkecamatan Parigi dan Tongkuno.
Saat ini pihaknya tengah mengusulkan komben ke Kementerian Pertanian. Untuk mendapatkan itu, Kata Anwar syaratnya adalah diketahui berapa luas tanam dan luas panen.
"Konsep komben itu Kami dan kementrian pertanian itu mendorong dengan konsep brigade Alsintan, di Muna tidak boleh menetap di kelompok tani tetapi pelayanan, jadi komben itu ditentukan luas tanah dan luae panen itu akan diberikan, sehingga di Muna itu tidak di satu tempat tapi dimana sentra-sentra padi akan dapat, Saya kira semakin luas lahan sawah dikembangkan maka otomatis itu alat mesin pertanian lebih besar lagi," ujarnya.
Terkait hasil panen, Anwar menerangkan bahwa luas lahan padi yang akan dipanen sekitar 127 Hektar. Setiap hektar diprediksi mencapai 6 ton sehingga panen padi untuk musim tanam timur diprediksi mencapai 762 ton beras yang akan dicapai oleh petani.
"Sebelumnya kita pada tahun 2023 cuma satu kali panen karena kita terkendala air, irigasi kita sudah bagus sehingga tahun ini kita akan dua kali tanam dan dua kali panen,"terangnya.