Pj Sekda Baubau Warning OPD, Efek Kepala UPTD PPA Enggan Komentari Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pj Sekda Kota Baubau, La Ode Darussalam, memberikan teguran sekaligus imbauan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Baubau. Hal ini menyusul adanya insiden penolakan wawancara oleh salah satu kepala unit kerja terhadap awak media.
Menanggapi isu penolakan konfirmasi berita, La Ode Darussalam menilai kemungkinan ada alasan teknis mengapa seorang pejabat belum bersedia memberikan keterangan, salah satunya terkait kesiapan data.
"Mungkin ada alasan tersendiri sehingga informasi yang dilaporkan belum final atau belum sempurna. Jika informasi yang diberikan hanya sepenggal-sepenggal, tentu tidak elok untuk dipublikasikan," ujar Darussalam.
Namun, ia menekankan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, tidak ada alasan bagi OPD untuk menutup diri selama data yang dimiliki sudah lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.
Darussalam menyarankan agar setiap teman-teman OPD yang memiliki data lengkap dan valid segera memberikannya kepada media jika diminta. Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan wartawan berjalan harmonis demi transparansi publik.
"Saya sangat berharap, jika datanya lengkap dan penjelasannya akurat, silakan disampaikan ke media. Ini era keterbukaan, berikan informasi yang jelas kepada teman-teman media," tegasnya.
Pernyataan tegas Pj Sekda ini merupakan buntut dari tindakan Kepala UPTD PPA DPPPA Baubau, Nur Aiyni, yang menolak diwawancarai oleh wartawan. Saat itu, awak media bermaksud melakukan konfirmasi terkait kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur yang tengah menjadi perhatian publik.
Penolakan tersebut disayangkan banyak pihak karena terkesan tanpa alasan yang jelas. Sebelumnya, Nur Aiyni juga sempat diberitakan karena enggan membeberkan data mengenai kasus kekerasan terhadap anak di wilayah tersebut.
Dengan adanya teguran dari Pj Sekda ini, diharapkan seluruh jajaran Pemkot Baubau lebih kooperatif dalam memberikan informasi, terutama menyangkut isu-isu krusial yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Pelipur: Murdin