Puluhan Tahun Tak Tersentuh Bantuan, Nelayan Kadolomoko Kritik Integritas Ketua RT/RW

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) di Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, pada Minggu (21/12/2025), diwarnai kritik tajam dari warga. Meski antusiasme warga secara umum terlihat, sebagian masyarakat menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kinerja para pemimpin lingkungan tersebut.
Salah satu warga yang menyuarakan kritik keras adalah La Ode Rasid. Pria yang telah berprofesi sebagai nelayan sejak tahun 1974 ini mengaku merasa dianaktirikan oleh sistem pendataan bantuan di lingkungannya. Selama lebih dari 50 tahun melaut, ia mengklaim sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan sarana penangkapan ikan.
"Sama sekali belum pernah tersentuh bantuan, baik itu kapal atau bodi, mesin, maupun jaring," ungkap Rasid di sela-sela pemungutan suara.
Hal yang membuatnya merasa janggal adalah status kepesertaannya. Menurut pengakuannya, namanya sering terdaftar sebagai calon penerima, namun bantuan fisik tersebut tak pernah sampai ke tangannya.
Rasid menilai peran RT dan RW sejauh ini hanya sebatas memberikan harapan palsu melalui pendataan dan pengusulan. Ia menduga ada praktik tebang pilih dalam penyaluran bantuan sosial maupun hibah bagi nelayan.
"Kenapa bisa terjadi seperti ini? Karena kalau sudah terpilih, semua warga tidak dirangkul. Yang diperhatikan hanya keluarga dan orang-orang terdekat saja," tegasnya.
Kritikan tersebut ia tujukan baik kepada para mantan pengurus RT/RW maupun para kandidat yang sedang bertarung. Ia meragukan integritas dan profesionalisme para calon pemimpin lingkungan jika pola kepemimpinan lama masih terus dipertahankan.
Meski menyimpan kekecewaan yang mendalam, La Ode Rasid tetap memilih untuk menggunakan hak suaranya. Langkah ini diambilnya sebagai bentuk harapan untuk perubahan di masa depan.
Ia menegaskan sikap politiknya dengan mendukung kandidat baru dan enggan memberikan suara kepada "pemain lama". Baginya, memberikan kesempatan kepada wajah baru adalah satu-satunya jalan agar aspirasi nelayan kecil seperti dirinya bisa benar-benar didengar tanpa ada unsur nepotisme.