Berita Terkini
Kepton

Mahasiswa KKN UNS Kembali Mengabdi di Wakatobi, Fokus Berdayakan Desa Waiti’i

Oleh Suparman · Minggu, 11 Januari 2026 05:40 WIB · 2 menit baca
Mahasiswa KKN UNS Kembali Mengabdi di Wakatobi, Fokus Berdayakan Desa Waiti’i

PUBLIKSATU WANGIWANGI -- Sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2026 resmi diterima oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi di ruang rapat sekretariat daerah pada kamis, (8/1/2026).

Kehadiran para pejuang muda ini menandai dimulainya babak baru pengabdian masyarakat yang berlokasi di Desa Waiti’i, Kecamatan Tomia. Kelompok ini terdiri dari 7 mahasiswa laki-laki dan 13 mahasiswa perempuan yang membawa berbagai latar belakang keilmuan untuk diterapkan di lapangan.

Penyambutan resmi dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bakri. Dalam prosesi penerimaan tersebut, Bakri menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kesediaan para mahasiswa untuk menempuh perjalanan jauh demi mengabdi di wilayah kepulauan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa, dan berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN UNS di Kabupaten Wakatobi," ungkap Bakri saat memberikan sambutan hangat di hadapan para peserta. Ia menilai kehadiran kaum intelektual muda ini akan memberikan warna baru bagi dinamika sosial di Desa Waiti’i.

Bakri juga menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa UNS di Wakatobi bukanlah yang pertama kalinya. Ia mengenang kembali jejak positif yang pernah ditinggalkan oleh angkatan sebelumnya, yang menunjukkan bahwa hubungan antara kampus di Solo ini dengan Wakatobi telah terjalin cukup lama dan harmonis.

"Sebelumnya pada tahun 2018, adik-adik mahasiswa dari UNS pernah melakukan KKN di Wakatobi dan telah dikenal luas melalui kontribusi sosialnya," lanjut Bakri.

Rekam jejak yang baik tersebut menjadi alasan kuat mengapa pemerintah daerah kembali menyambut terbuka program pengabdian dari universitas ini.

Selama masa KKN, para mahasiswa diharapkan dapat menyatu dengan kearifan lokal masyarakat Tomia. Kehadiran mereka ditargetkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik melalui inovasi teknologi tepat guna, edukasi lingkungan, maupun program pemberdayaan ekonomi kreatif yang menjadi potensi unggulan di Desa Waiti’i.

Lebih dari sekadar menjalankan tugas akademik, program ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Wakatobi.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan daerah melalui perspektif segar dan solusi kreatif yang ditawarkan oleh para mahasiswa.

Kegiatan KKN UNS 2026 ini diakhiri dengan harapan besar agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Semangat pengabdian ini diharapkan tidak hanya meninggalkan infrastruktur fisik, tetapi juga kenangan dan ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan warga Desa Waiti’i ke depannya (p7).