Berita Terkini
Nasional

Menag RI Mohon Bantuan Pimpinan Adat Kesultanan Buton Akrabkan Umat Dengan Ajaran Agama

Oleh Ary Irawan · Sabtu, 10 Januari 2026 12:23 WIB · 2 menit baca
Menag RI Mohon Bantuan Pimpinan Adat Kesultanan Buton Akrabkan Umat Dengan Ajaran Agama
PROSESI ADAT: Penganugerahan gelar kehormatan adat Kesultanan Buton kepada Menag RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA. ( (FOTO: ARY))

PUBLIKSATU, BAUBAU-Dalam sambutannya pasca prosesi Penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Buton, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA mengutarakan patokan keberhasilan Kementerian Agama (Kemenag) diukur dari kemampuan mengakrabkan umat dengan ajaran agamanya. “Selama antara ajaran agama berjarak dengan pemeluknya maka Kementerian Agama itu belum berhasil,” ujarnya.

Beberapa fenomena umat berjarak dengan ajaran agama yang dicontohkan Menag, antara lain banyaknya muslim tidak membayar zakat dan penampakan aurat muslimah di jalan-jalan. Soal zakat, Menag menyebut baru terkumpul sejumlah 41 triliun per tahun dari potensi penerimaan zakat sebesar 320 triliun menurut data statistik.

Untuk kembali mengakrabkan umat dengan ajaran agama, Menag memohon bantuan para hadirin prosesi adat, terutama pimpinan adat di Kesultanan Buton untuk menghimbau warga agar lebih bersahabat dan lebih dekat dengan ajaran agamanya.

Pada kesempatan itu pula, Menag menyoroti perihal tingginya angka gugat cerai istri di Kota Baubau. Diketahui sebagaimana catatan Pengadilan Agama (PA) Baubau, dari 587 perkara perceraian di Kota Baubau di tahun 2025, persentase gugat cerai istri mencapai 70 persen.

Penganugerahan gelar kehormatan adat “Mia Ogena Yi Sara Agama” oleh Sultan Buton Paduka Yang Mulia (PYM) Drs La Ode Muh Kariu kepada Menag Nasaruddin Umar diselenggarakan pada Kamis (8//1) di Baruga Masjid Agung Keraton Buton, Kelurahan Melai Kecamatan Murhum.

Prosesi adat tersebut turut disaksikan dan dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, SE MM, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE, Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, MSc, dan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darussalam, SSos MSi. (p8)