Dramatis, Pemancing Lansia Ditemukan Selamat Setelah Bertahan di Atas Perahu Terbalik

PUBLIKSATU, KONSEL - Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal di perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari, resmi ditutup setelah korban terakhir ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (12/1) pagi. Korban ditemukan terombang-ambing di laut dengan kondisi lemas sambil berpegangan pada badan perahu yang terbalik.
Peristiwa bermula pada Minggu (11/1) sekitar pukul 18.00 WITA. Tiga orang pemancing, yakni Ridwan Sukri (60), Rizalman (45), dan Herdin (43), berangkat melaut menggunakan sebuah longboat.
Nahas, sekitar pukul 20.00 WITA, cuaca buruk dan badai menerjang perairan tersebut hingga menyebabkan perahu mereka tenggelam. Rizalman dan Herdin berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju bagang milik nelayan setempat. Namun, Ridwan Sukri dilaporkan hilang dan sempat memicu pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Baca Juga: Cuaca Buruk dan Angin Kencang Melanda Penyebarangan Kendari-Langara
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengungkapkan bahwa titik terang muncul pada pukul 03.00 WITA dini hari. Korban Ridwan ditemukan oleh awak kapal nelayan KMN Saldi Jaya 05 di perairan Labuan Beropa, atau sekitar 2,46 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian perkara (LKP).
"Korban ditemukan dalam kondisi lemas, bertahan dengan cara berpegangan pada longboat-nya yang terbalik," jelas Amiruddin.
Pada pukul 09.33 WITA, tim SAR berhasil mengevakuasi korban ke Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk dibawa menuju Dermaga Puasana, Moramo Utara. Setibanya di darat, Ridwan langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga yang telah menunggu.
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau berawan dengan potensi hujan ringan, kecepatan angin mencapai 2-9 km/jam dari arah barat daya, serta tinggi gelombang sekitar 0,5 meter.
Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. "Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," pungkas Amiruddin.
Berikut identitas ketiga korban
kecelakaan kapal di perairan Tanjung Gomo, Pulau HHar:
1. Ridwan Sukri alias Jurit (60) – Warga Jl. Bunga Kolosua, Kemaraya, Kota Kendari. (Ditemukan terakhir).
2. Rizalman (45) – Warga Kelurahan Lalowaru, Kec. Moramo Utara.
3. Herdin (43) – Warga Kelurahan Lalowaru, Kec. Moramo Utara.
Pelipu: Murdin