Berita Terkini
Nasional

Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Mentan Amran: Aksi Nyata, Bukan Ilusi

Oleh Ramli Akhmad · Kamis, 5 Maret 2026 12:24 WIB · 3 menit baca
Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Mentan Amran: Aksi Nyata, Bukan Ilusi

PUBLIKSATU, JAKARTA -- Pemerintah resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak kurang lebih 2.280 ton ke Arab Saudi. Pelepasan dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Gudang Perum BULOG, Rabu (4/3/2026).

Mentan Amran menegaskan bahwa ekspor ini menjadi tonggak sejarah baru bagi sektor perberasan nasional.

“Ini adalah ekspor perdana ke Saudi Arabia. Ini adalah momentum yang baik karena produksi kita. Stok kita hari ini 3,7 juta ton dan di bulan Maret itu terbesar sepanjang sejarah stok kita di bulan Maret. Nah ini kita ekspor. Kita sudah menjajaki beberapa negara Saudi Arabia, Papua Nugini, Malaysia dan …

[01.23, 4/3/2026] Suwardi Thahir: Komisi IV DPR RI Apresiasi Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi

Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis mengapresiasi ekspor perdana 2.280 ton beras Indonesia ke Arab Saudi yang dilepas langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Gudang Perum BULOG, Rabu (4/3/2026).

Abdul Kharis menyampaikan kebanggaannya atas pengiriman perdana beras Indonesia ke Arab Saudi tersebut.

“Kami tentunya sangat bangga melihat kegiatan pada hari ini dan memberikan apresiasi kepada Pak Menteri Pertanian dan juga dari perdagangan yang telah berhasil mengirimkan beras sebanyak 2.280 ton ke Saudi Arabia. Ini awalan yang baik dan akan diikuti dengan ekspor ke negara yang lain,” ujar Abdul Kharis.

Ia berharap langkah tersebut dapat terus berlanjut dengan ekspor ke berbagai negara lainnya, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di luar negeri.

“Sekaligus juga harapan dari Komisi IV sebagai mitra dari Pak Menteri Pertanian, ini akan diikuti dengan ekspor-ekspor berikutnya, seperti tadi disampaikan oleh Dirut Bulog, kemudian jamaah haji diikuti juga oleh jamaah umroh dan para mukimin yang ada di sana yang jumlahnya cukup banyak,” lanjutnya.

Menurutnya, beras Indonesia memiliki pasar yang kuat di luar negeri karena cita rasanya yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

“Saya kira ini menjadi segmen yang pasti, karena orang Indonesia kalau di luar negeri pasti masih mencari beras Indonesia, karena beras dari luar Indonesia tentunya tidak seenak di lidah orang-orang Indonesia. Ini captive market yang sangat bagus dan mudah-mudahan bisa dikirim ke negara-negara yang lain,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa ekspor perdana ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kualitas beras Indonesia di pasar internasional.

“Jadi ini memang khusus kita targetkan untuk jemaah haji kita yang ada di sana dengan harapan bahwa dengan case pertama ini semoga masyarakat yang berada di Saudi Arabia dari lintas negara juga mulai mengetahui bagaimana kualitas beras dari Indonesia dan mereka juga ikut meminati kualitas beras yang kita bisa kirim ke sana,” ujarnya.