Paguyuban Tionghoa dan Barongsai Long Fu Thuan Ikut Beri Warna Karnaval Budaya Baubau 2026
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU-Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Baubau ke-458 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 sebagai daerah otonom, kegiatan Karnaval Budaya 2026 digelar pada Selasa (13/10) malam. Rute karnaval dimulai dari kawasan Tugu Adipura Kotamara hingga finish di Pantai Kamali.
Sejumlah 72 peserta menghadirkan beragam penampilan budaya dan tradisi serta gerakan tari yang diiringi lagu Tana Wolio. Peserta karnaval berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), paguyuban, dan kerukunan masyarakat serta beberapa organisasi wanita termaksud perwakilan SMA se-Kota Baubau.
Di antara paguyuban yang berpartisipasi dalam karnaval, ada Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Baubau. Mereka ikut mewarnai khazanah budaya Kota Baubau yang beragam dengan mempertunjukkan Barongsai Long Fu Thuan.
Sebagai informasi, Barongsai Long Fu Thuan didirikan oleh Master Kuntau, mendiang Liong Ka Tjeng (Karel Cendarto) di Jalan Kartini Kelurahan Wale sekitar 20 tahun lalu. Para pemain Barongsai Long Fu Thuan merupakan orang-orang terlatih yang berbekal bela diri Kuntau.
Di momentum HUT Kota Baubau, Sze To Syarif Arifin, ST selaku Sekretaris PSMTI Kota Baubau turut memberi ucapan dan harapan bagi Kota Baubau tercinta.
“Selamat Hari Jadi Kota Baubau ke-485 dan 25 sebagai daerah otonom. Semoga lebih maju lagi,” ucapnya.
Melalui Karnaval Budaya 2026, semangat pelestarian budaya diharapkan terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda, agar nilai-nilai luhur dan tradisi Tana Wolio tetap hidup di tengah perkembangan zaman.(p8)
