Berita Terkini
Baubau

Pengembangan Pariwisata Sultra, Agista Alimazi: Bentuk Desa Wisata

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 17 September 2018 22:48 WIB · 2 menit baca
Pengembangan Pariwisata Sultra, Agista Alimazi: Bentuk Desa Wisata
Agista Alimazi

PUBLIKSATU, BAUBAU - Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Tenggara, Agista Ariani Alimazi, menyebutkan banyaknya potensi pariwisata yang ada di daerahnya perlu mendapat sentuhan pengembangan. Salah satu programnya yakni membentuk desa wisata.

Selaku Ketua Dekranas Sultra juga, Agista sudah berkomitmen untuk menggali potensi pariwisata secara menyeluruh.

"Sebenarnya PKK tidak perlu mengungkapkan komitmen, tetapi sudah ada karena disamping saya sebagai ketua tim penggerak PKK juga Dekranas karena sudah tergabung secara keseluruhan termasuk Dinas Pariwisata di dalamnya. PKK harus mensinergikan dengan program-program dari Dinas Pariwisata termasuk dengan program saya yakni membentuk desa wisata yang bersinergi dengan program pariwisata," kata Agista Alimazi, kepada wartawan usai menghadiri pelatihan pengembangan potensi pariwisata melalui pendekatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) di Aula Kantor Wali Kota Baubau Palagimata, Senin (17/9/18).

"Pariwisata di Sultra sangat banyak namun belum digali potensinya secara menyeluruh, sehingga dengan langkah ini kita mulai menggali potensi dengan cara menarik wisatawan dari daerah-daerah lain seperti Bali, Lombok dengan menjalin kerjasama sehingga wisatawannya selain berkunjung ke daerah tersebut juga berkunjung ke Sultra sehingga dampaknya bisa menambah PAD kita," sambungnya.

Lanjut ia, Dekranas juga mendukung sepenuhnya wisata baik dari sisi kerajinan, budaya dan makanan tradisional. Menurutnya, di Sultra sendiri banyak potensi-potensi kerajinan yang perlu dieksplor.

"Salah satunya di Kota Baubau, seperti kerajinan kuningan. Kata dia, di Jawa kuningan sudah dibikin menjadi perhiasan, bagaimana kita di Sultra bisa mengembangkan kerajinan-kerajinan yang ada di Sultra untuk membuka pangsa pasar," jelasnya semangat.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk mendatangkan wisatawan, rencana kedepan pihaknya akan membangun kerjasama dengan pengusaha travel. Namun terlebih harus membenahi potensi pariwisata daerah.

"Kita poles dulu daerah kita, sehingga apa yang akan kita jual bisa laku," pungkas Agista.

Untuk itu, Agista meminta kepada seluruh ibu PKK yang ada di Sultra agar menyatukan ide dan program. Dan program provinsi dapat didukung oleh penggerak PKK di tingkat kabupaten/kota sehingga bisa bersinergi untuk bersama-sama memajukan daerah supaya lebih dikenal oleh dunia. (Mo1)